Kenalkan Literasi Digital Pada Anak

Kenalkan Literasi Digital Pada Anak

MALANG – Di tahun keenam sejak berdiri 2015 lalu, Taman Baca Teras Kota Malang kembali menggelar lomba Agustusan untuk anak-anak binaannya, Minggu (22/8).

Meski lomba diadakan secara sederhana karena masih pandemi, namun perlombaan itu dinilai tidak mengurangi rasa kebersamaan, kesemangatan dan persatuan terhadap kemerdekaan Indonesia. Ada cerdas cermat, menggambar, mewarna hingga lomba lintas alam.

“Masa pandemi ini memang berat bagi semuanya, tidak hanya kita. Maka taman baca ini hadir dengan kegiatan yang tidak hanya literasi, salah satunya lomba seperti. Sederhana saja tidak apa apa, yang penting anak anak senang, bisa untuk peningkatan imun, bisa caring juga,” ujar Pendiri Taman Baca Teras Kota Malang, Muhammad Rukhan kepada New Malang Pos.

Baca Juga :  Dewan Dorong Pemulihan Ekonomi UMKM

Rukhan mengatakan, lomba untuk peringatan HUT RI di taman baca yang berada di Jalan Sebuku Gang IV Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang ini telah diawali dengan rangkaian kegiatan lainnya. Yakni adanya sosialisasi literasi digital bagi anak- anak untuk menghadapi perkembangan zaman.

“Kita kolaborasi untuk literasi digital mendampingi anak-anak mencari literasi di internet. Baik itu melalui Youtube, atau dari media internet. Kita kerjasama dengan mahasiswa UM,” sebutnya.

Rukhan mengungkapkan, kondisi anak anak selama ini juga memang telah dibatasi sejak pandemi. Tidak ada kegiatan berkumpul bahkan untuk teman teman di kompleksnya sendiri. Sehingga justru membuat banyak anak yang jenuh.

Baca Juga :  1.034 Nakes Siap Divaksin

“Karena di RT juga tidak bisa digelar, maka saya yang dikejar oleh anak anak. Suara itu yang bikin perasaan semangat. Akhirnya saya bikin, tapi harus benar benar terbatas. Walaupun sederhana, tetap bermakna dan anak anak senang,” jelasnya.

Tidak hanya itu, dengan semangat anak anak hadir di taman baca, diharapkan bisa meningkatkan literasi bagi anak anak. Sehingga kecakapan dan kreatifitas tidak menurun selama aktifitas dibatasi selama pandemi.

“Harapan kami memang bagi penggiat literasi dimana pandemi lagi berat beratnya, dengan seperti ini anak anak bisa beraktifitas lagi, tidak hanya diam di tempat. Jadi kreatifitasnya, bisa tetap membaca, anak-anak akan semakin senang dengan buku,” tuturnya. (ian/aim)

Pilihan Pembaca