Kembangkan Anime, Netflix Buka Kans Gandeng KyoAni dan Korea

NEW MALANG POS Netflix membuka peluang bekerja sama dengan Kyoto Animation dalam memproduksi anime-anime bersama di masa mendatang. Hal tersebut disampaikan Chief Producer Anime Netflix, Taiki Sakurai, menyikapi rencana platform streaming asal AS tersebut memperluas jangkauan dan jumlah total penonton anime.

“Kyoto Animation memiliki karya-karya yang bagus dan menyentuh hati. Di masa mendatang kami tentu ingin bekerja sama dengan Kyoto Animation,” kata Taiki dalam acara Festival Anime Netflix beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan anime berhasil menembus berbagai kategori konten di Netflix. Pada 2019, lebih dari 100 juta keluarga di seluruh dunia memilih untuk menonton setidaknya satu judul anime di Netflix dengan pertumbuhan sebesar 50% dari tahun ke tahun.

Baca Juga :  3 Manfaat Pelihara Ikan Hias Seperti Cupang dan Guppy

Oleh sebab itu, mereka terus berencana mengembangkan konten-konten anime di masa mendatang demi para penggemar melalui kerja sama dengan talenta-talenta baru.

Sementara itu, Kyoto Animation atau yang biasa disebut KyoAni merupakan salah satu studio animasi terkenal asal Jepang yang telah berdiri sejak 1981.

Dilansir dari CNN Indonesia, Kyoto Animation merupakan rumah dari sederet anime terkenal seperti The Melancholy of Full Metal Panic? Fumoffu (2003), Haruhi Suzumiya (2006), Lucky Star (2007), Clannad (2007), K-On! (2009), Free! (2013), Sound! Euphonium (2015), A Silent Voice (2016), Miss Kobayashi’s Dragon Maid (2017), dan Violet Evergarden (2018).

Baca Juga :  Tak Kalah dari Telur Ayam, Telur Puyuh juga Memiliki Manfaat Bagus untuk Kesehatan

Selain Kyoto Animation, Taiki juga mengungkapkan Netflix membuka pintu untuk bekerja sama dengan studio animasi asal Korea. Menurutnya, banyak studio animasi asal Korea yang menghasilkan film-film animasi berkualitas baik.

“Kami memiliki banyak cerita dan penonton yang berbeda-beda. Banyak sekali kawasan yang perlu kami rangkul dari sini. Sehingga kami siap mengembangkannya,” ucap Taiki.

“Banyak studio animasi yang saya perhatikan seperti Red Dog Culture, Maru Animation, dan Studio Goindol. Banyak kemungkinan kami mengembangkan kerja sama,” tuturnya seperti dilansir Korea Times.

Baca Juga :  Perlukah Obat Pereda Sakit Sebelum dan Sesudah Vaksin Covid?

Taiki mengatakan Netflix baru-baru ini juga menandatangani kontrak dengan Studio Mir yang berbasis di Seoul. Studio Mir merupakan rumah dari serial animasi The Legend of Korra, Voltron: Legendary Defender, Lego Elves: Secrets of Elvendale, dan masih banyak lagi.

Menurutnya, studio animasi Korea amat mampu memenuhi kebutuhan perusahaan animasi asing dalam segi produksi serta kemampuan beradaptasi yang cepat. Ia mencontohkan Maru Studio yang memiliki banyak staf yang berbicara bahasa Jepang karena mengerjakan konten animasi Jepang. (chri/bac/CNN)

Pilihan Pembaca