Kejari Batu Tetapkan Dua Tersangka Mark Up Pengadaan Lahan SMAN 3 Kota Batu

Petugas Kejari Kota Batu menggiring dua tersangka pengadaan lahan SMAN 3 Kota Batu ke Lapas 1A Kota Malang Kamis (23/9) sore.(NMP/KERISDIANTO)

KOTA BATU, NewMalangPos – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu menetapkan dua tersangka kasus tindak pidana korupsi dugaan mark up pengadaan lahan SMA Negeri 3 Kota Batu.

Dua tersangka tersebut adalah Edi Setiawan selaku mantan ASN di BPKAD dan Nanang Ismawan dari pihak swasta yang pada saat itu selaku konsultan studi kelayakan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kejari Kota Batu, Supriyanto kepada wartawan, Kamis (23/9) sore.

“Kami tim penyidik sudah bekerja keras dan tidak main-main menindaklanjuti kasus ini. Setelah mengumpulkan alat bukti cukup dan barang bukti sudah terang keduanya kita tetapkan sebagai tersangka dan langsung kita amankan,” ujar Supriyanto kepada New Malang Pos.

Baca Juga :  Masjid Al Muchlisin, Sejarah Perkembangan Islam Pertama di Batu

Ia menerangkan selama proses penyidikan, tim penyidik menemukan adanya kerugian negara Rp 4,080 miliar. Dari total anggaran pengadaan lahan seitar Rp 8,8 miliar.

Dalam pendalaman perkara ini penyidik Kejari Batu juga melibatkan Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) untuk menghitung besaran kerugian negara. Sebab penilaian BPKP merujuk dari penilaian MAPPI dengan dasar nilai harga wajar saat itu. (eri/jon/nmp)

artikel Pilihan