Kasus Aktif Covid Capai Titik Terendah Dalam Setahun Terakhir

Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo menyebut kasus aktif Covid-19 pada 4 Mei 2021 menjadi yang terendah dalam setahun terakhir. (Muchlis - Biro Pers)

Jakarta, NewMalangPos – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyatakan bahwa pada 4 Mei kasus aktif virus corona (Covid-19) mengalami kasus terendah  sepanjang setahun terakhir ini.  Kasus aktif Covid-19 tercatat sebanyak 99.087 orang.

Kasus aktif terebut merupakan kasus dari  pasien yang positif Covid-19 dan masih berada dalam perawatan atau sedang melakukan isolasi mandiri.

“Posisi negara kita sebenarnya dalam kondisi yang sangat bagus sekali hari ini. Kasus aktif kita ini menduduki catatan terendah sepanjang setahun terakhir yaitu 5,88 persen,” kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo dalam acara daring yang disiarkan melalui kanal YouTube FMB9ID_IKP, melansir dari CNN Indonesia, Rabu (5/5).

Baca Juga :  Keluhan Soal SIM Online, Rating Aplikasi Sinar Dapat 2 Bintang

Doni menyebut angka kesembuhan Covid-19 di Indonesia per kemarin mencapai 91,4 persen, meski pada pekan ini untuk kasus sembuh dilaporkan mengalami penurunan yang signifikan sebesar 17,1 persen dari pekan sebelumnya.

Namun, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu menyayangkan kasus kematian akibat Covid-19 masih tinggi. Angka kematian Covid-19 di Indonesia lebih tinggi dari kematian global.

Tingkat kematian Covid-19 RI tercatat 2,74 persen, sementara angka kematian Covid-19 global sebesar 2,09 persen.

“Hanya masih kurang adalah angka kematian yang masih berada di atas kematian global,” ujar Doni.

Baca Juga :  Nucalale, Kreatif Kenalkan Budaya NTT

Lebih lanjut, Doni meminta warga tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19, meliputi memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Ia tak ingin lonjakan kasus Covid-19 di negara tetangga terjadi di Indonesia.

Doni juga meminta pemerintah daerah aktif melakukan upaya tes, telusur, dan tindak lanjut (3T). Selain itu, ia mengimbau pemerintah daerah selaras dengan pemerintah pusat dalam mengeluarkan kebijakan penanganan Covid-19.

“Pak Presiden dalam berbagai kesempatan mengatakan, setelan ini sudah bagus. Jangan sampai diubah lagi, jangan sampai ada kebijakan yang nantinya membuat kasus aktif di daerah bertambah,” ujarnya.

Baca Juga :  Ditemukan Tak Berdaya di Laut, Begini Evakuasi Dedik di Pelabuhan Balikpapan

Hingga kemarin, Selasa (4/5), total positif Covid-19 mencapai 1.686.373 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 1.541.149 orang dinyatakan sembuh, 46.137 meninggal dunia, dan 99.087 orang masih dalam perawatan maupun isolasi mandiri. (khr/fra/cnni/mg1/ley/nmp)