Karyawan Vendor Pengisian ATM Gasak Uang Ratusan Juta Rupiah

Dua tersangka pencurian uang di ATM yang diringkus Satreskrim Polresta Makota, Jumat (17/9). (NMP - IPUNK PURWANTO)

MALANG, NewMalangPos – Ketagihan judi online, karyawan vendor pengisian ATM menggasak uang ratusan juta rupiah dari kaset mesin ATM. Pelakunya, AF alias Ian, 33, warga Kecamatan Pagak Kabupaten Malang dan AP, 29, warga asal Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Keduanya diringkus setelah diburu sekitar satu minggu setelah beraksi dan ditangkap secara terpisah.

Pelaku menjadi target operasi (TO) Polresta Malang Kota (Makota) usai melancarkan aksi terakhirnya di ATM di Jalan Sudanco Supriyadi Kelurahan Bandungrejosari Kecamatan Sukun pada 26 Agustus 2021.

Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengatakan, Ian adalah otak atas aksi pencurian tersebut. Dirinya yang mengetahui cara dan jadwal kontrol ATM, mengajak rekannya AP untuk beraksi.

“Jadi mereka ini bersekongkol dan keduanya berhasil mencuri uang dari kaset yang ada di ATM secara bertahap,” ujarnya saat konferensi pers di Halaman Depan Mapolresta Makota, Jumat (17/9).

Baca Juga :  Kumpul-Kumpul Langsung Dibubarkan

Kasat Reskrim Polresta Makota Kompol Tinton Yudha Riambodo menjelaskan, dalam aksinya Ian memegang peran penting. Ian yang memberikan kunci dan kode agar AP bisa membobol kaset ATM tersebut.

Ian dan AP mengambil uang secara bertahap dengan total mencapai Rp 498.400.000.

“Keduanya ini beraksi total di 15 ATM yang tersebar di Malang Raya. Tersangka memanfaatkan momen setelah pengisian dengan menukar isi kaset yang sudah dicuri dengan yang baru,” ujarnya.

Keduanya sangat mahir dalam melancarkan aksinya karena cara mengambilnya hanya sekitar 20-30 juta rupiah per kaset. Dalam satu kaset bisa diisi dengan 2.500 lembar uang dengan pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.

Karena sudah memperkirakan isi dan jumlah uang yang akan diambil, aksinya bisa dikaburkan dengan baik. Bahkan keduanya mampu menyamarkan jejak, setelah berhasil membuka segel kaset tersebut.

Baca Juga :  Gagal Mencuri Barang Berharga di Tas, Ibu ini Malah Viral di Media Sosial

“Mereka bisa membuat segel kaset ini seolah-olah tidak terbuka sama sekali. Setelah diaudit ternyata ada uang yang hilang,” terang Tinton.

Aksinya ini baru diketahui setelah hasil audit yang dilakukan oleh pihak bank. Setelah kejadian tersebut pihak bank langsung melaporkan ke Polresta Makota.

Saat ditelisik melalui rekaman CCTV, ada sosok tersangka yang sedang melancarkan aksinya. “Setelah mengetahui bahwa aksinya ini bocor dan dilaporkan ke polisi, tersangka mencoba kabur ke Kabupaten Mojokerto,” jelasnya.

Pada tanggal 31 Agustus 2021, AP berhasil diringkus di kediamannya di Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Rabu, (1/9), tersangka Ian berhasil diringkus di Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto pukul 21.00.

“Saat di Mojokerto pelaku sempat melarikan diri dan menghiraukan peringatan dari kami. Untuk mencegah pelaku kabur, kami jatuhkan dengan timah panas sebanyak dua kali di bagian kaki,” jelas Tinton.

Baca Juga :  TEROKA, Hampers Lebaran

Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan uang senilai Rp 36,6 juta. Dengan rincian Rp 2,6 juta di tangan Ian dan Rp 34 juta di tangan AP.

“Selain uang tunai kami  juga mengamankan tiga buah kaset ATM sebagai barang bukti, kemudian dua kendaraan milik kedua tersangka dan seragam serta pakaian dari tersangka,” bebernya.

Pelaku mengaku melancarkan aksi awalnya karena terdesak hutang. Tersangka Ian menyampaikan bahwa dirinya beraksi untuk melunasi hutangnya.

“Awalnya memang untuk bayar hutang itu, kemudian karena ada banyak juga dibuat senang-senang (judi online). Ini sudah kami lakukan sejak bulan Februari hingga Agustus,” jelasnya.

Atas perbuatan tersebut kedua tersangka dijerat pasal 363 jo. 65 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (Curat) dan dilakukan secara berulang kali. Keduanya terancam hukuman badan, maksimal sembilan tahun penjara. (rex/jon/nmp)

artikel Pilihan