Jersey Kandang, Target Keuntungan Rp 5 Miliar

jersey kandang dengan motif relief candi (dok)

NEW MALANG POS, MALANG – Arema FC berharap jersey kandang dengan motif relief candi bisa memberikan keuntungan besar.

Tidak tanggung-tanggung, targetnya adalah meraup keuntungan sekitar Rp 5 Miliar dari penjualan jersey kandang yang baru dirilis pada Selasa (17/8) lalu. Itu adalah target yang dicanangkan buat satu musim.

Manager Bisnis Arema FC Yusrinal Fitriandi sudah menyiapkan strategi untuk bisa merealisasikan target tersebut. Caranya dengan menetapkan periodisasi target penjualan jersey. Periode pertama sampai akhir Desember 2021 nanti terjual 2000 pcs. Setelah itu sampai musim berakhir, ia berharap penjualannya bisa mencapai 10.000 pcs.

“Target kami terjual 2000 pcs sampai akhir tahun ini. Kalau target all selama satu musim bisa terjual 10 ribu pcs. Tapi produksinya akan tetap kami upayakan sekitar 15 ribu pcs,” ujar pria yang biasa disapa Inal tersebut.

Baca Juga :  Juara Turnamen di Banyuwangi

Jersey kandang musim 2021 dibanderol dengan harga Rp 500 ribu. Harga itu lebih mahal dibandingkan dengan musim 2020 yang hanya Rp 400 ribu. Di balik kenaikan harga, ternyata ada peningkatan kualitas material jersey dibanding tahun sebelumnya. Bahkan diakui lebih unggul materialnya dibandingkan jersey tandang musim 2021 sendiri.

Maka dari itu, Inal merasa upaya mencapai target penjualan itu masih realistis bisa dicapai, meski sedang dalam kondisi pandemi.

“Kami tahu ini masih dalam kondisi Covid-19 sejak tahun lalu. Penjualan merchandise dan store memang sangat terpukul. Tapi target itu gak terlalu tinggi kok, dan saya rasa cukup realistis,” jelas dia.

Baca Juga :  Incar Tiga Kawasan Ngopi

Inal sangat berharap kompetisi musim 2021 benar-benar bisa digelar sesuai jadwal. Sebab sepak mula di tanggal 27 Agustus sendiri sudah diundur dua bulan. Jadi dia paham penjualan jersey kandang harus dimulai target yang rendah lebih dulu. Nantinya ketika kompetisi benar bergulir, lalu beberapa pemain Arema FC, terutama pemain asing berpenampilan bagus, bukan tidak mungkin penjualan jersey kandang akan meningkat di awal tahun.

Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana juga merasa target 2000 jersey terjual sampai akhir tahun 2021 adalah hal yang sangat realistis.Dia mempertimbangkan faktor perbaikan internal tim sejauh ini yang membuat Aremania lebih mau menghidupi klubnya dengan membeli barang original.

Baca Juga :  Keluarga Belum Boleh Besuk, Layanan Drive Thru Lapas Lowokwaru Ramai

Selain itu, konsep jersey yang diklaim baru pertama di dunia menggunakan relief candi itu bisa semakin membuat Aremania untuk membelinya.

“Targetnya 2000 terjual, tapi semenjak ada perbaikan kualitas dari manajeen, saya rasa angka itu akan tercapai. Karena saya tahu Aremania sekarang paham kalau timnya sedang diperbaiki dan sedang menuju ke arah yang lebih profesional. Mereka pasti tidak akan hitung-hitungan lagi untuk membeli jersey ini,” ujar dia.

Sistem penjualan jersey kandang akan lebih dulu dilakukan dengan cara pre-order, sama seperti jersey tandang. Baru setelah seluruh sponsor mencapai kesepakatan, jersey akan dijual langsung di toko resmi. (abr/jon)

Pilihan Pembaca