Jelang Liga, Kondisi Belum Ideal

Jelang bergulirnya BRI Liga 1 yang tinggal beberapa hari lagi, pemain tidak berada dalam kondisi terbaik akibat pandemi.

MALANG, NewMalangPos – Sepak mula (kick-off) BRI Liga 1 2021/2022 hanya tinggal menghitung hari. Terlepas dari euforia yang kembali menggelora, nyaris seluruh pemain tidak berada dalam kondisi terbaik mereka. Pertandingan pertama yang berjarak delapan hari lagi (27/8) diyakini tidak akan cukup untuk membentuk kondisi terbaik mereka.

Bek kiri Arema FC Johan Alfarizi mengakui dirinya dan rekan-rekan lainnya sedang tidak dalam kondisi yang fit. Meski begitu, keinginan mereka bermain sepak bola lagi telah mengalahkan rasa kekhawatiran itu. Menurutnya, berjalannya kembali kompetisi jauh lebih penting daripada kesiapan pemain. Apalagi kompetisi sepak bola sudah mati suri selama lebih dari satu tahun.

Baca Juga :  Perkuat Chemistry Lini Serang

“Kalau ditanya fit atau belum, jelas belum karena persiapan yang seperti ini. Tapi demi sepak bola jalan, ya jalan saja sih. Saya yakin di Arema FC banyak pemain-pemain profesional yang pastinya tetap menjaga kondisi sendiri di masa pandemi,” terang dia kepada New Malang Pos.

Mundurnya kompetisi dari yang awalnya direncakan awal bulan Juni, awal bulan Juli, dan akhir bulan Agustus membuat latihan rutin tim terganggu. Kadang jalan, kadang berhenti. Ditambah adanya PPKM sejak awal bulan Juli sampai sekarang (19/8) semakin memperparah proses persiapan tim.

Pemain yang biasa akrab disapa Jhon itu merasa sudah dikecewakan berkali-kali lantaran kompetisi masih belum digulirkan. Namun, ia memilih untuk terus bersiap jika sewaktu-waktu pemerintah dan federasi jadi memulai kompetisi.

Baca Juga :  Gol Tunggal Rifky Dwi Septiawan, Tumbangkan Persela

“Mau kapanpun itu harus siap. Selama ini kan pemain memang sering kena PHP. Begitu mau main, malah gagal. Mau main lagi, gagal lagi. Jadi kalau seumpama kabarnya kompetisi segera dimulai, sebaiknya jalan saja dulu,” kata pemain berusia 31 tahun itu.

Pelatih Arema FC Eduardo Almeida membenarkan apa yang dirasakan para pemain. Dengan kondisi pandemi, PSSI dan PT LIB jadi sulit menentukan jadwal yang tepat untuk memulai kompetisi. Imbasnya ada pada program latihan tim dan kemudian kondisi setiap pemainnya.

Baca Juga :  Arema Kodew Disambut Aremania

“Betul, kondisi fisik pemain sedang mengalami penurunan. Namun sekarang yang kami upayakan adalah membuat pemain tetap berlatih intens. Soalnya kami sudah mempersiapkan diri rutin selama satu bulan sebelum ada PPKM,” ujar dia.

Anak asuhannya kini sedang berada di Yogyakarta melaksanakan pemusatan latihan atau training center (TC). Selain latihan, Singo Edan dijadwalkan juga akan melakoni sejumlah laga uji coba. Rangkaian agenda jelang BRI Liga 1 2021/2022 itu diharapkan mampu memperbaiki kondisi fisik pemain. Setidaknya bisa sedikit siap menjelang pertandingan pertama. (abr/jon)

artikel Pilihan