Jejak Seteru Maaher & Nikita: Bermula dari Kepulangan Rizieq

NEW MALANG POS–Ustaz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap oleh kepolisian terkait ujaran bernuansa SARA.

Maaher memang dikenal cukup aktif bersuara di media sosial. Salah satunya lewat akun Twitter @ustadzmaaher_. Polisi sendiri belum merinci kasus ujaran SARA yang menjerat Maaher.

Penangkapan terhadap Maaher dilakukan setelah masuk laporan Wasis Waluyo Nugroho pada 27 November lalu. Beberapa hari sebelumnya publik di media sosial sempat menyorot perseteruan antar Maaherdan artis Nikita Mirzani.

Keduanya saling sindir di media sosial, terkait dengan kepulangan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang menyebabkan kemacetan di sejumlah ruas jalan.

Saling sindir ini bermula ketika Nikita membuat sebuah pernyataan lewat sesi live di akun Instagram pribadinya, @nikitamirzanimawardi_17.

“Gara-gara Habib Rizieq sekarang pulang ke Jakarta, penjemputannya gila-gilaan. Nama habib itu adalah tukang obat. Nah nanti banyak antek-anteknya mulai nih ya. Hmmmm enggak takut juga gue,” kata Nikita di 14 detik pertama video yang diunggah akun @Darkah__Back.’

Baca Juga :  Bermasalah di iTunes, Single Baru Cardi B Gagal Viral

Baca Juga: Ditangkap, Pemilik Akun @ustadzmaaher_ Bernama Asli Soni Eranata

Pernyataan Nikita itu sempat viral, yang kemudian direspons oleh Maaher. Dalam video pernyataannya itu, Maaher bahkan mengancam Nikita bahwa rumahnya akan digeruduk oleh ratusan laskar pembela ulama.

Ancaman penggerudukan itu mendapat respons dari kepolisian. Polda Metro Jaya menerjunkan sejumlah personel untuk menjaga kediaman Nikita.

“Saya imbau 1X24 jam kalau tidak melakukan klarifikasi dan permintaan maaf di depan publik secara terbuka saya Maaher At-Thuwailibi secara terbuka bersama 800 laskar pembela ulama akan mengepung rumahmu,” demikian pernyataan Maaher dalam video itu.

Adu argumen antara Nikita dan Maaher ini turut mengundang perhatian musisi senior, Iwan Fals. Dia mengunggah cuitan dengan fitur jejak pendapat atau polling dan meminta netizen memilih antara Nikita dan Maaher.

Baca Juga :  Netizen Tagih Tips Diet Citra Kirana Usai Turun Berat 22 Kg

Berdasarkan pantuan pada Kamis (3/12) pukul 12.41 WIB, Nikita mendapat dukungan dari 80 persen netizen yang mengikuti voting. Sementara sisanya, atau sebanyak 20 persen memilih Maaher.

Kekinian, Nikita pun turut mengomentari penangkapan Maaher oleh tim Bareskrim Polri. Di akun Instagramnya, Nikita mengunggah screenshot atau tangkapan layar berita media online tentang penangkapan Maaher tersebut.

Maaher juga pernah berurusan dengan tokoh Nahdlatul Ulama Gus Miftah. Di akun Twitternya Maaher sempat menyindir aktivitas pengajian yang didirikan Gus Miftah.

Selama ini Gus Miftah dikenal sebagai tokoh yang kerap menyelenggarakan pengajian di sejumlah diskotek. Bahkan tak jarang Gus Miftah memberikan pengajian kepada para wanita malam.

Maaher menyindir aktivitas tersebut dengan menyebut Gus Miftah sebagai kiai pecinta wanita malam.

Baca Juga :  Dokumenter Wawancara Terakhir John Lennon Rilis Akhir 2020

Baca Juga: Ibunda Meninggal karena Corona, Ririn Ekawati dan Ibnu Jamil Ikut Dites

Dikutip dari CNN Indonesia, Gus Miftah pun merespons dengan mengingatkan Maaher bahwa perkataannya bisa memancing reaksi umat.

“Ustadz Maheer saya lihat anda orang dengan kepribadian ganda. Pertama anda kemarin berdebat dengan Nikita karena menghina Habib. Anda minta dia meminta maaf, bagus. Namun kemudian anda sendiri menghina guru kami, Habib Luthfi,” kata Gus Miftah, Sabtu (14/11).

Gus Miftah mengatakan Maaher telah tidak bersikap bijak sebagai seorang ulama. Miftah bahkan mengingatkan tentang keyakinan bahwa haram untuk masuk surga bagi orang-orang yang zalim dan membenci para keturunan nabi.

“Penghinaanmu kepada guru kami tak mengurangi kemuliaannya. Tapi awas, kalau ini terus kamu lakukan, umat yang kemudian tidak terima apa yang kamu lakukan,” tutup Miftah.(dis/wis/CNNI)