Jangan Lengah, Kasus Covid-19 Kembali Meningkat

11
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif

MALANG – Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Malang mengalami kenaikan. Dua hari terakhir, tambahan kasus konfirmasi positif yang baru mencapai 15 hingga 20 kasus baru.

Per 2 Mei lalu, angka konfirmasi baru berjumlah 15 kasus baru. Sehari sebelumnya, tercatat 20 kasus baru.

“Memang ada tren kenaikan. Tapi kenaikannya tidak sampai tajam sekali. Meski demikian, kita tetap harus waspada,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif kepada New Malang Pos, Senin (3/5).

Ia mengakui terdapat kekhawatiran di kalangan masyarakat karena kenaikan kasus baru yang cukup fluktuatif. Penambahan kasus baru positif Covid-19 yang baru tidak dibarengi dengan angka kematian yang tinggi. Bahkan angka kematian menurun akibat Covid-19 di 10 hari terakhir. Angka persentase kematian Kota Malang turun di angka 9,16 persen dari sebulan terakhir,
“Kasus kesembuhan kita juga diatas 90 persen. Lalu BOR (Bed Occupancy Rate) kita juga di 11 RS rujukan di Kota Malang masih di angka 35,8 persen,” jelas dr Husnul.

Ia menyebut, Rakor bersama menteri-menteri ini menegaskan agar pemantauan Prokes kembali diperketat, utamanya menjelang hari raya Idul Fitri tahun ini. Pengawasan pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Malang juga menjadi perhatian Satgas Covid-19 dalam beberapa waktu ke depan ini.
“Arahannya jelas menjelang perayaan Idul Fitri. Pengetatan kerumunan dan pekerja migran yang datang juga diantisipasi. Maka kami dengan perangkat lainnya seperti Satpol PP, BPBD dan lainnya akan memetakan titik-titik kerumunan,” tegasnya.

Ke depan sistem pengetatatan prokes hingga pemantauan tempat kerumunan menjadi hal yang diutamakan tim Satgas Covid-19. Pengendalian laju kasus baru konfirm positif harus ditekan di daerah-daerah. Utamanya Kota Malang yang juga menjadi tempat tujuan mudik hingga wisata. (ica/aim)