Izin Safe House Kawi Diperpanjang

Kondisi Safe House Jalan Kawi saat ini sudah mulai dikosongkan dan akan digunakan kembali sebagai safe house pasien terkonfirmasi Covid-19. (NMP- M Mansyur)

MALANG, NewMalangPos – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memberikan izin perpanjangan penggunaan Gedung Balai Diklat BPSDM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia) di Jalan Kawi, Kota Malang, sebagai Rumah Karantina atau Safe House bagi pasien terkonfirmasi Covid-19.

Sebelumnya, penggunaan gedung itu sebagai safe house berakhir pada akhir bulan ini. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemprov Jatim Drs Benny Sampirwanto MSi menjelaskan, sudah ada perintah atau instruksi untuk menanggapi permohonan perpanjangan penggunaan gedung Balai Diklat BPSDM Pemprov Jatim di Jalan Kawi tersebut.

Baca Juga :  Matos Bagikan 700 Paket Daging Kurban, Distribusi Gandeng RW

“Sesuai petunjuk Bapak Sekda Provinsi Jawa Timur, maka akan diperpanjang izinnya penggunaanya (penggunaan gedung BPSDM sebagai Safe House,red),” tegas Benny kepada New Malang Pos saat dikonfirmasi Kamis (24/6) kemarin.

Ia melanjutkan, dalam waktu dekat Pemkot Malang akan diberi surat resmi persetujuan Pemprov Jatim untuk memperpanjang penggunaan gedung Balai Diklat BPSDM Provinsi Jatim tersebut.

Terkait sampai kapan izin penggunaan diperpanjang, Benny mengatakan hal ini juga akan menyesuaikan sesuai kebutuhan Pemkot Malang. Juga didasarkan pada pertimbangan kondisi perkembagangan kasus Covid-19 di Kota Malang.

Baca Juga :  Dewan Desak Wali Kota Isi Jabatan Kosong

“Untuk sampai kapannya, itu sesuai kebutuhan saja. Ini masih kita proses juga,” papar pria yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Bakorwil III Malang ini.

Ia menjelaskan, pada dasarnya Pemprov Jatim akan mendukung segala upaya meningkatkan penanganan Covid-19 di wilayah Jawa Timur. Termasuk meminjamkan fasilitas untuk penunjang perawatan pasien Covid-19.

Izin perpanjangan Gedung Balai Diklat BPSDM Pemprov Jatim sudah diperpanjang kurang lebih 2 kali. Sejak pertama kali diizinkan penggunaannya pada Juli 2020 lalu.

“Kita tahu ini ini bencana non alam. Semua daya upaya memang kita peruntukkan penanganannya untuk percepatan penyembuhan,” pungkas Benny.

Baca Juga :  BNPB dan MBLC Terus Bantu Warga

Sementara itu Wali Kota Malang Drs H Sutiaji mengatakan, pihaknya tinggal menunggu surat resmi perpanjangan penggunaan gedung Balai Diklat BPSDM Pemprov Jatim tersebut. Ia mengakui sudah mengontak langsung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk keperluan tersebut.

“Sudah saya hubungi tinggal menunggu saja izin perpanjangannya turun,” pungkas Sutiaji. (ica/aim)