ITN Malang, Bangun Posko, Salurkan Bantuan Terdampak Bencana

1
KOMPAK: Para relawan yang tergabung dari beberapa komunitas foto bersama di ITN Malang sebelum berangkat ke lokasi terdampak bencana.

MALANG, NewMalangPos – Gerak cepat dilakukan oleh Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Masyarakat Malang Selatan yang kini  terdampak bencana gempa beberapa waktu yang lalu, sedang membutuhkan uluran tangan. ITN Malang bersama 15 komunitas kemanusian di Malanag Raya, berkolaborasi dan bersinergi untuk sebuah aksi sosial.

Rabu (14/4) kemarin, sebanyak 20 relawan yang tergabung dalam Sinergitas Lintas Batas, berangkat dari kampus 1 ITN Malang. Mereka membentuk posko gabungan. Tim ini membawa sejumlah bantuan berupa sembako dan logistik untuk warga disana. Pertama yang diberikan bantuan adalah warga Desa Tumpakrejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang.

Selanjutnya akan berkembang ke desa-desa lain sambil menghimpun tenaga dan bantuan-bantuan lainnya. “Kita fokus dulu pada satu desa agar pemulihan dapat dirasakan efektif. Alhamdulillah sejauh ini koordinasi berjalan dengan baik, dan support ITN Malang sangat berarti sebagai tempat penampungan bantuan sementara,” ujar Founder Gerakan Kesadaran Alamku Hijau, Fitri Harianto, ST.

Menurutnya, sebagai pihak akademisi ITN Malang diharapkan sumbangsihnya untuk ikut memikirkan masyarakat yang tertimpa musibah. Bahkan kata dia, kedepannya ITN Malang juga akan dilibatkan untuk memberikan kajian dan edukasi kepada warga untuk membangun rumah tahan gempa. “Tentu yang kami harapkan sumbangsih keilmuan dari kampus, untuk memberikan edukasi kepada warga sesuai dengan bidangnya,” ucap Harianto.

Ada 20 relawan yang berangkat pada gelombang pertama. Setiap tiga hari ada pergantian personil dari komunitas-komunitas yang tergabung. Saat ini tim juga sedang melakukan pembersihan puing-puing rumah yang runtuh, dan akan dilanjutkan dengan perbaikan. “Yang penting kita datang dulu, untuk mensuplai makanan yang menjadi kebutuhan paling mendesak. Termasuk logistik dan tenaga,” tuturnya. 

Kepala Humas ITN Malang F.X. Ariwibisono, ST., M.Kom mengatakan, Desa Tumpakrejo telah menjadi mitra ITN Malang. Kedua pihak telah menandatangani nota MoU untuk pengembangan desa. Khususnya di sektor wisata. Karena kondisi bencana gempa bumi yang melanda maka kerjasama tersebut sementara disertakan dengan pembenahan rumah dan penyaluran bantuan bersama para Komunitas Lintas Batas.

“Saat ini Tuhan berkehendak lain. Namun ITN Malang tidak berhenti untuk mendukung dan memberikan bantuan pada warga Desa Tumpakrejo. Dan kami memberikan dukungan penuh kepada para komunitas untuk memberikan bantuan kepada saudara kita yang terdampak,” ungkap Ari, sapaan akrabnya.

Ari mengungkapkan untuk aksi sosial kemanusiaan ini ITN Malang telah melakukan komunikasi dengan pihak  resimen Kostrad Malang. Dampak paling parah yang dialami warga Desa Tumpakrejo adalah bangunan rumah yang rusak. Sehingga selain sembako, bantuan yang diharapkan saat ini berupa bantuan material asbes. Bukan genteng yang rawan rusak terkena gempa.

Sementara itu, Wakil Dekan III FTSP ITN Malang Dr. Hardianto, ST, MT mewakili Pimpinan ITN Malang menyampaikan syukur atas semangat para komunitas dan masyarakat yang punya kepedulian tinggi dalam membantu sesama. Terlebih saat ini masih dalam kondisi pandemi dan baru memasuki Bulan Ramadan.  “Terimakasih atas perhatian untuk kemanusiaan ini. Semoga kegiatan ini lancar, sukses dan tidak ada halangan apapun, ITN Malang siap menjadi posko penggalangan bantuan sementara,” tandasnya. (imm)