Cegah Corona, Masuk Pantai di Brasil Wajib Daftar Via Apps

NEW MALANG POS – Demi menekan penularan virus COVID-19 melalui protokol jarak fisik, Wali Kota Rio de Janeiro mengumumkan pada Senin (10/8) bahwa seluruh pengunjung wajib melakukan pemesanan tempat melalui aplikasi sebelum datang ke pantai.

Wali Kota Rio de Janeiro, Marcelo Crivella, mengatakan pantai-pantai di kotanya yang populer hanya dapat dibuka kembali dengan aturan area terbatas, pengurangan jumlah pengunjung, dan pengaturan jarak fisik antarpengunjung

Tetapi penerapan aturan tersebut terbukti sulit, dengan jumlah pengunjung yang membludak dalam beberapa pekan terakhir meski telah ada ancaman denda US$20 (sekitar Rp295 ribu) bagi orang yang tak mematuhi protokol jarak fisik.

“Orang-orang bisa tetap berada di area yang dibatasi berdasarkan waktu kedatangan mereka, setelah mereka melakukan pemesanan tempat di aplikasi,” kata Crivella dalam konferensi pers.

“Dengan begitu, kita bisa mengatur dengan lebih baik sesuatu yang tidak bekerja dengan baik hari ini.”

CNN Indonesia melaporkan, otoritas Rio de Janeiro menutup pantai pada Maret untuk memerangi penyebaran virus corona, yang telah menewaskan lebih dari 100 ribu orang di Brasil, jumlah kematian tertinggi kedua dalam pandemi, setelah Amerika Serikat.

Dengan lebih dari 14 ribu kematian, Rio de Janeiro menjadi kawasan dengan penyebaran virus COVID-19 paling parah di Brasil kecuali Sao Paulo.

Pada 31 Juli, Crivella membuka kembali kawasan pesisir di Rio de Janeiro untuk berenang, tetapi duduk-duduk di atas pasir masih dilarang.

Meski begitu, banyak orang memadati pantai legendaris seperti Copacabana dan Ipanema pada akhir pekan terakhir, berjemur di bawah sinar matahari, bermain bola di pasir, dan menatap pegunungan hijau yang menghiasi air biru kehijauan.

Crivella tidak menetapkan tanggal untuk pembukaan kembali, mengatakan para pejabat akan segera memberikan rincian lebih lanjut.

Pada Juli, wali kota mengatakan dia hanya akan mengizinkan orang kembali ke pantai setelah ada vaksin virus corona.

Destinasi pantai lainnya juga telah bereksperimen dengan teknologi untuk dibuka kembali.

Spanyol menggunakan drone, Belgia menggunakan sensor dan pelacak lokasi ponsel, dan berbagai tempat meminta pengunjung pantai untuk memesan melalui situs web atau aplikasi pemesanan.

Rio de Janeiro juga akan segera mengizinkan konferensi bisnis dan acara perusahaan diselenggarakan lagi.

Pada 29 Juli, Brasil dibuka kembali untuk pengunjung asing yang tiba dengan pesawat setelah penangguhan empat bulan, berharap untuk menghidupkan kembali industri pariwisata yang hancur akibat penguncian meskipun berjuang untuk menahan virus corona. (AFP/ard/CNNI)