Intensitas Hujan Tinggi Akibatkan Air Sungai Meluap dan Genangi Puluhan Rumah di Blitar

Air sungai genangi tiga dusun (Foto: Istimewa)

Blitar, NewMalangPos – Hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan aliran air sungai di Kecamatan Wonodadi meluap dan menggenangi puluhan rumah yang ada di tiga dusun.

Data BPBD Kabupaten Blitar, tiga dusun tersebut meliputi Dusun Jambewangi, Dolowo dan Tawangrejo di Desa Tawangrejo. Volume air sungai pada areal tersebut terlalu deras akibat hujan deras yang mengguyur sejak siang hingga menjelang malam.

Sekitar pukul 18.00 WIB, Kamis (24/6) luapan air mengalir deras menuju permukiman di sepanjang bantaran sungai dengan ketinggian yang beragam. Dari keterangan warga, Widya, ketinggian air yang masuk ke dalam rumahnya sampai 40 cm.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha, Pemkab Blitar Siapkan 254 Pemantau Hewan Kurban di Beberapa Tempat

“Magrib itu tiba-tiba air sungainya meluap. Awalnya hanya di jalan, terus makin tinggi sampai masuk rumah saya itu sekitar 40 cm,” katanya, melansir Detik News, Jumat (25/6).

Namun semakin malam, ketinggian air makin surut. Hingga pagi ini, terpantau genangan air masih ada di beberapa jalan desa. Sementara warga disibukkan membersihkan rumah mereka dibantu pamong desa dan aparat setempat.

Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Achmad Cholik mengatakan, hari ini pihaknya melakukan assesment sekaligus pendataan kerugian akibat luapan air sungai tersebut.

Baca Juga :  Harga Cabai Meroket, Petani di Mojokerto Kompak Jaga Kebun Cabai 24 Jam

“Karena sekarang sudah mendung lagi, potensi luapan air sungai masih ada. Kami akan bangun posko di Kecamatan Wonodadi untuk persiapan tempat pengungsian dan koordinasi penanganan,” jawab Cholik dihubungi detikcom.

Cholik menambahkan, di posko itu nantinya juga akan dibangun dapur umum. Namun menyesuaikan kebutuhan di lokasi. Jika memang banyak pengungsi, maka dapur umum akan dibangun.

(fat/fat/dtk/mg1/ley/nmp)