Tarif Tol JORR Naik per 17 Januari 2021

NMP
Jasa Marga menaikkan tarif Tol Jakarta Outer Ring Road Rp1.000 per golongan mulai 17 Januari 2021. Kenaikan juga berlaku untuk lima ruas tol lainnya. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Andry Novelino/Newmalangpos).

NewMalangPosPT Jasa Marga (Persero) Tbk menaikkan tarif Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) mulai 17 Januari mendatang. Kenaikan berlaku pada seksi E1, E2, E3, W2U, W2S dan Pondok Aren-Bintaro Viaduct Ulujami.

Keputusan tersebut mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan Pasal 68 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) PP Nomor 30 Tahun 2017 tentang perubahan ketiga atas PP Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol.

Mengutip CNN Indonesia, Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan seharusnya tarif baru tersebut berlaku sejak tahun lalu karena telah ditetapkan melalui Kepmen PUPR pada 2020.

Namun, perseroan belum melakukan penyesuaian tarif karena pandemi covid-19 yang masih berlangsung.

“Saat ini, dengan harapan pada penanganan pandemi covid-19 melalui program vaksin, Jasa Marga akan melakukan penyesuaian tarif yang sebenarnya di beberapa ruas tol sudah tertunda,” ucapnya dalam keterangan resmi, Kamis (14/1).

Untuk Tol JORR seksi E2, E3, W2U, W2S (Sistem Terbuka) golongan I naik dari Rp15.000 menjadi Rp16.000; golongan II dan III naik dari Rp22.500 menjadi Rp23.500, serta golongan IV dan V naik dari Rp30.000 menjadi Rp31.500.

Baca Juga : Ambrol, Pemkot Bangun Kembali Jembatan Bandulan

Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division Head Ari Wibowo menjelaskan penyesuaian tarif di beberapa ruas tol tersebut bersifat reguler atau menyesuaikan besarnya inflasi.

Tol yang dikelola JMT sendiri antara lain JORR, Jalan Tol Cipularang serta Jalan Tol Padaleunyi.

“Bahkan di ruas Cipularang dan Padaleunyi juga memberlakukan rasionalisasi tarif, yang merupakan penataan kelompok tarif dari semula 5 kelompok tarif untuk 5 golongan kendaraan menjadi 3 kelompok tarif untuk 5 golongan kendaraan,” tuturnya.

Senada dengan Ari, Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT) Regional Division Head Reza Febriano juga menjelaskan penyesuaian tarif di Jalan Tol Palikanci, Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C serta Jalan Tol Surgem yang dikelola oleh Regional JTT juga menyesuaikan besarnya inflasi daerah.

“Palikanci dan Surgem memberlakukan rasionalisasi tarif, sama dengan Cipularang dan Padaleunyi,” tandasnya. (hrf/sfr/CNNI)