Peracik Bumbu Indomie Meninggal Dunia, Netizen Berduka

ilustrasi mi goreng ( iStockphoto/October22/CNN Indonesia)

NewMalangPos – Peracik bumbu Indomie Nunuk Nuraini meninggal dunia pada Rabu (27/1). Kepergian Nunuk membuat netizen berduka. Nunuk yang berusia 59 tahun meninggal dunia pada pukul 14.55 WIB.

Kabar meninggalnya Nunuk mulai ramai jadi perbincangan netizen di media sosial setelah diunggah oleh akun @lailadimyati. Tak lama setelah itu, Indofood, perusahaan produsen Indomie membenarkan kabar tersebut.

“Benar, Ibu Hj Nunuk Nuraini wafat hari ini dan pulang dengan tenang ke pangkuan Allah SWT,” kata Agus Suprapta, HR Divisi Mi Instan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dalam pernyataannya, Rabu (27/1).

Agus menyebut Nunuk adalah salah satu pegawai di Indofood. Sang peracik bumbu Indomie ini bekerja di Divisi Mi Instan.

Baca Juga: Latih Buruh Rokok Korban PHK Pandemi

Dikutip dari CNN Indonesia, dalam dunia kuliner Indonesia, Nunuk bukanlah nama yang asing. Pada Juni lalu, Nunuk viral karena unggahan akun Twitter @dittameliaa. Pemilik akun mengunggah foto Nunuk sedang memegang Indomie di tangannya. “Pahlawanq,” tulis @dittameliaa di kicauannya.

Banyak netizen yang sependapat dengan akun tersebut hingga unggahan itu mendapatkan lebih dari 40 ribu like dan dibagikan 14 ribu kali. Netizen banyak yang berterima kasih pada Nunuk yang telah menciptakan rasa Indomie. Netizen merasa dekat dengan Nunuk lantaran mi instan itu sudah menjadi makanan yang menemani keseharian orang Indonesia.

Kini, netizen pun ikut berduka karena kepergian Nunuk. Banyak dari mereka berterima kasih kepada Nunuk karena telah menciptakan rasa Indomie. Banyak pula dari mereka yang mendoakan Nunuk agar pergi dengan tenang.

“Innalillahi wainnailaihi rojiun… makasih ibu, atas jasamu kami anak kos ga kelaparan di tanggal tua dan malam hari,” cuit akun @canaryfirerrow.

“Innalilahi wainailahi roji’un, terimakasih bu nunuk atas racikan bumbu ter-enak utk sajian mi instan. Jasa mu akan kami kenang sepanjang masa,” tulis akun @purpleplu. (ptj/chs/CNNI)