Natuna Siaga Hadapi Riak Konflik AS dan China di LCS

NEW MALANG POS-Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal memastikan keadaan di Natuna kini masih terbilang cukup kondusif. Meski begitu, Hamid tak menampik perihal penjagaan dan kesiagaan yang semakin diperketat saat ini.

Kata dia, pihaknya senantiasa mengantisipasi dan mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu pecah konflik Amerika dan China di wilayah Laut China Selatan yang memang sedang memanas.

“Kalau di Natuna, kondisinya aman-aman saja. Cuma dengan adanya riak-riak (Amerika-China) itu kita kan perlu siap, waspada,” kata Hamid saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui telepon, Selasa (24/11)

Kondisi tersebut, kata Hamid, membuat TNI Angkatan Laut membangun markas dan menerjunkan kurang lebih satu kompi besar tentara marinir untuk bersiaga di kawasan Natuna.

Melansir dari CNN Indonesia, Berbagai alat tempur juga telah mulai didatangkan demi menjamin keamanan di Natuna. Bahkan markas khusus untuk TNI pun telah selesai dibangun meski  tentara yang bersiaga masih terbilang tak terlalu banyak.

“Baru satu kompi besar. Itu markasnya juga sudah dibangun untuk markas Batalyon Marinir cuma kalau personel kayaknya bertahap,” kata dia.

Terkait masyarakat asli Natuna, Hamid menyebut tak ada gelombang penolakan atau gelombang ketakutan berarti yang ditunjukkan masyarakat dengan hadirnya TNI AL yang bersiaga untuk antisipasi pecah konflik di wilayah LCS.

Masyarakat kata Hamid sepenuhnya mafhum dengan geliat persiapan militer. Terlebih kegiatan militer ini juga untuk melindungi mereka dan melindungi wilayah kedaulatan RI.

Dia juga menyebut saat ini nelayan di Natuna masih berlayar hingga ke perbatasan Vietnam. Mereka tak gentar meski banyak informasi terkait konflik yang semakin memanas antara dua negara besar di wilayah laut yang dekat sekali dengan Natuna.

Kepala Gabungan Humas dan Protokol Badan Keamanan Laut (Bakamla) Kolonel Wisnu Pramandita mengatakan, pihaknya juga saat ini terus fokus menunjukkan kehadiran di wilayah Laut Natuna yang berbatasan dengan LCS.

Pihaknya juga saat ini terus menjalin kerja sama dengan TNI AL dan bertukar informasi terkait kondisi dan situasi di lapangan. (tst/gil/CNNI)