Lurah di Blitar Meninggal Suspect COVID-19, Kantor Kelurahan Ditutup 3 Hari

NMP
Kantor Kelurahan Gedog ditutup (Foto: Erliana Riady/detikcom/Newmalangpos.id)

NewMalangPos – Lurah Gedog Kecamatan Sananwetan pagi ini meninggal dengan status suspect COVID-19. Untuk mengantisipasi meluasnya paparan virus, kantor Kelurahan Gedog ditutup selama tiga hari.

Camat Sananwetan Kota Blitar, Heru Pramono mengatakan, Lurah Gedog Yudi Tuhu Prasetyo meninggal dini hari sekitar pukul 03.00 WIB dengan status suspect COVID-19.

“Karena hasil tes swabnya belum keluar, maka saya minta seluruh aktivitas kantor dihentikan dulu mulai hari ini, sampai tiga hari ke depan,” kata Heru seperti dikutip dari Detik News, Senin (4/1/2021).

Menurut Heru, Lurah Gedog memang mempunyai penyakit penyerta atau komorbid sebelumnya. Dan beberapa hari belakangan mengalami gejala mengarah ke COVID-19, seperti batuk dan pilek. Sehingga saat meninggal tadi pagi, statusnya masih suspect.

Baca Juga: Fly Over Kedungkandang Belum Bebas Macet

Selama penutupan kantor sejak hari ini Senin (4/1) sampai Rabu (6/1), kantor kelurahan akan disemprot disinfektan. Meski hasilnya belum keluar, namun enam orang yang kontak erat secepatnya dites swab.

“Saya minta, masyarakat tidak usah resah. Karena Satgas COVID-19 telah melakukan penanganan termasuk memperluas tracing sambil menunggu uji swab keluar,” ujarnya.

Hingga hari ini, jumlah akumulatif warga yang terinfeksi COVID-19 sebanyak 682 orang. Dari jumlah itu, ada 629 kesembuhan, 36 meninggal, 8 dirawat di RS rujukan dan 9 orang isolasi di Poltekkes. (fat/Dtk)