Ini Rasio Penggunaan Bed Pasien COVID-19 di RS Jatim Usai PPKM Jilid 1

Jubir Satgas COVID-19 Jatim dr Makhyan Jibril (Foto: Faiq Azmi/detikcom).

NewMalangPos-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid 1 berakhir pada Senin (25/1). Lalu bagaimana Bed Occupancy Ratio (BOR) atau persentase penggunaan tempat tidur di rumah sakit Jatim untuk pasien COVID-19?

Jubir Satgas COVID-19 Jatim, dr Makhyan Jibril mengatakan kondisi BOR RS di Jatim saat ini baik itu isolasi maupun ICU relatif stagnan.

“BOR isolasi biasa turun selama PPKM, namun untuk BOR ICU masih fluktuatif naik turun,” ujarnyal saat rapat bersama Satgas COVID-19 membahas PPKM Jilid 2, Selasa (26/1).

Untuk angkanya, Jibril memaparkan kondisi BOR isolasi COVID-19 yakni terisi sekitar 70 persen atau 5.614 dari total kapasitas 8.036 bed.

Untuk BOR ICU COVID-19, lanjut Jibril, sudah terisi sekitar 72 persen atau 549 dari total kapasitas 775 bed.

“Nah untuk ICU ini memang fluktuatif di angka 69-72 persen. Setiap hari naik turun. Dan per-Senin 25 Januari kemarin 72 persen BOR-nya,” imbuhnya.

Bila ditotal, bed isolasi dan ICU COVID-19 di Jatim berjumlah 8.811. Dengan keterisian pasien sebanyak 6.163.

Jibril menambahkan Pemprov Jatim telah mengevaluasi PPKM selama 15 hari ini. Untuk mengantisipasi kasus COVID-19 yang masih naik turun, Pemprov kembali menambah RS Rujukan COVID-19.

“RS rujukan COVID-19 saat ini dari 145 akan ditingkatkan menjadi 164 RS. Ini agar memberi relaksasi, agar beban RS tidak besar. Termasuk penambahan RS rujukan ini adalah RS Lapangan atau RS khusus COVID-19,” pungkasnya.

Diketahui, hingga Senin (25/1), jumlah kasus kumulatif terkonfirmasi positif COVID-19 di Jatim berjumlah 107.050 kasus. 7.826 kasus di antaranya masih aktif/dalam masa perawatan.

Melansir Detik News, total pasien COVID-19 yang sembuh di Jatim berjumlah 91.784 atau 85,74 persen dari total kasus kumulatif. Total pasien COVID-19 yang meninggal dunia di Jatim berjumlah 7.440 kasus atau 6,95 persen dari total kasus kumulatif.

Berikut detail penambahan kasus baru COVID-19 di Jatim selama masa PPKM jilid 1:

11 Januari: 792 kasus baru, 522 sembuh, 70 meninggal

12 Januari: 844 kasus baru, 715 sembuh, 65 meninggal

13 Januari: 815 kasus baru, 745 sembuh, 71 meninggal

14 Januari: 981 kasus baru, 778 sembuh, 69 meninggal

15 Januari: 1.198 kasus baru, 868 sembuh, 63 meninggal

16 Januari: 1.160 kasus baru, 731 sembuh, 54 meninggal

17 Januari: 974 kasus baru, 985 sembuh, 57 meninggal

18 Januari: 848 kasus baru, 822 sembuh, 78 meninggal

19 Januari: 972 kasus baru, 814 sembuh, 89 meninggal

20 Januari: 955 kasus baru, 830 sembuh, 78 meninggal

21 Januari: 1.134 kasus baru, 968 sembuh, 60 meninggal

22 Januari: 1.056 kasus baru, 794 sembuh, 71 meninggal

23 Januari: 919 kasus baru, 851 sembuh, 59 meninggal

24 Januari: 901 kasus baru, 948 sembuh, 56 meninggal

25 Januari: 888 kasus baru, 842 sembuh, 59 meninggal. (iwd/iwd/Dtk)