Idlib Suriah Diserang, Dua Tentara Turki Tewas

Foto ilustrasi saat persiapan pertempuran di Idlib, Suriah. (AFP PHOTO / OMAR HAJ KADOUR/CNN Indonesia)

Jakarta, NewMalangPos – Dua tentara dilaporkan tewas dan tiga lainnya mengalami luka-luka pada Sabtu (11/9) waktu setempat. Mereka merupakan korban serangan di wilayah barat laut Suriah, Idlib. Hal ini disampaikan langsung oleh Kementerian Pertahanan Turki.

“Rekan kami terbunuh dalam serangan keji dan terkenal,” kata Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Minggu (12/9).

Hulusi melanjutkan bahwa penyerang menargetkan satu unit yang kembali dari patroli. Namun, ia tak merincikan tentang jenis serangan.

Sedangkan, seorang wartawan AFP di tempat kejadian mengatakan ledakan bom terjadi di jalan Idlib-Bennish.

Baca Juga :  Corona Melonjak Lagi, China Bangun 3 Ribu Unit Karantina Baru

Untuk diketahui, Idlib adalah rumah bagi kubu jihadis dan pemberontak besar terakhir di barat laut Suriah.

Sementara, kantor kepresidenan bersumpah akan membalas pembunuhan tersebut. Juru Bicara Kepresidenan Turki Ibrahim Kalin mengucapkan belasungkawa kepada keluarga tentara yang terbunuh.

Di akun Twitternya, ia menambahkan bahwa tidak ada kematian prajurit yang tidak dibalas. “Darah yang ditumpahkan oleh para martir kami tidak pernah luput dari hukuman dan begitu pula kali ini,” katanya.

Akar, ditemani oleh para jenderal militer, mengunjungi tentara yang terluka yang dipindahkan ke rumah sakit di kota Hatay, Turki selatan.

Baca Juga :  Syarat Pangeran William Jadi Raja Inggris Lebih Cepat

Setelah beberapa serangan berturut-turut oleh pasukan pemerintah, gencatan senjata dinegosiasikan dengan rezim Suriah, tetapi beberapa kelompok telah menolak perjanjian tersebut.

Gencatan senjata sudah berlaku sejak Maret 2020. Gencatan ini ditengahi oleh negara tetangga Turki yang mendukung beberapa kelompok pemberontak dan sekutu rezim Suriah Rusia. Kendati begitu, tetap terjadi bentrokan sporadis.

(well/bac/cnni/mg7/mg9/bua/nmp)

Pilihan Pembaca