Identifikasi Rokok Ilegal, Bagikan Detektor Pita Cukai

TELITI: Pelaksana Pemeriksa Kantor Bea dan Cukai Malang, Sunu Nugroho memberi cara mengidentifikasi rokok ilegal dalam Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai, Kamis (16/9). (Foto: Ipung Purwanto/NMP)

MALANG, NewMalangPos – Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Malang tidak hanya tentang pengetahuan manfaat yang didapat warga dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Namun di sosialisasi itu juga diberikan ilmu bagaimana mengidentifikasi rokok ilegal yang peredarannya masih tinggi di Kabupaten Malang. Bahkan Kominfo juga membagikan alat detektor gratis dalam kegiatan sosialisasi.

Seperti di acara Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai yang diikuti 100 orang perwakilan warga desa dari Kecamatan Gondanglegi. Pelaksana Pemeriksa Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Cukai (KPPBC TMC) Malang, Sunu Nugroho mengaku peran masyarakat sangat vital dalam pemberantasan rokok ilegal.

Baca Juga :  82 ASN Korban Gempa Dapat Bantuan dari Korpri

“Kami siap bertindak. Masyarakat tidak perlu takut untuk melapor karena kerahasiaan pelapor dijaga. Apalagi, Gondanglegi masuk dalam zona merah peredaran rokok ilegal,” tegasnya. Ini sama dengan yang dipaparkan Kepala KPPBC TMC Malang, Gunawan Tri Wibowo, SE.

“DBHCHT membiayai tiga bidang. Dana dibagi. 50 persen untuk pembinaan lingkungan sosial ataupun peningkatan kualitas bahan baku. 25 persen untuk penegakan hukum, seperti sosialisasi dan pemberantasan. Lalu 25 persen lagi dipergunakan di bidang kesehatan,” tuturnya.

Sosialisasi, lanjutnya merupakan salah satu bentuk penegakan hukum bidang cukai. “Sinergi pemerintah daerah dan Bea Cukai untuk menggempur rokok ilegal. Hingga Desember nanti, operasi akan terus dilakukan dan butuh pula kontribusi dari masyarakat,” pungkas Gunawan. (tyo/mar)

artikel Pilihan