Hujan Lebat 6 Jam, Jalur Arteri Madiun-Surabaya Sempat Putus Akibat Banjir Kiriman

4
Pegawai bank bersih-bersih kantornya usai banjir (Foto: Sugeng Harianto/detikcom)

Madiun, NewMalangPos– Hujan deras selama 6 jam mulai Rabu (14/4) pukul 18.00 WIB hingga Kamis (15/4) dinihari puku 01.00 WIB, membuat beberapa titik di Kabupaten Madiun tergenang banjir setinggi 1 meter. Banjir ini sempat membuat jalur arteri Madiun-Surabaya sepanjang 100 meter putus total.

“Tinggi banjir ada sekitar satu meter di jalan, ini air masuk rumah,” ujar Doni (25) warga Desa Kecamatan Saradan, Kamis (15/4) seperti dilansir dari Detik News.

Banjir di Madiun ini mulai datang sekitar pukul 22.30 WIB dan surut pukul 04.00 WIB. “Banjir sekitar 100 meter panjangnya. Mulai jembatan timur sebelum pertigaan hingga ke barat sampai kantor BRI,” kata sembari membersihkan lumpur di rumahnya.

Selain itu, Kantor Bank BRI Saradan ikut terdampak banjir. Aktivitas di bank pun terhenti. “Ini lagi bersihkan banjir lumpur karena banjir mulai tadi malam,” jelas Irwan, salah satu penjaga BRI.

Sementara jalur arteri Jalan Raya Madiun-Surabaya yang sempat lumpuh kini telah dilalui kendaraan. Data yang dihimpun saat ini banjir bergeser ke Kecamatan Pilangkenceng dan Balerejo. BPBD Kabupaten Madiun hingga kini masih mendata desa-desa yang sempat terkena banjir. (fat/dtk/mg3/ley/nmp)