Hingga Kamis Siang, 110 Kendaraan Harus Putar Balik di Exit Tol Lawang, Singosari dan Pakis

Kendaraan dengan nopol luar daerah diputarbalik oleh petugas di Pos Penyekatan Singosari.( IPUNG PURWANTO/NMP)

MALANG, NewMalangPos – Kapolres Malang AKBP Hendri Umar memastikan lebih dari 100 kendaraan yang diputarbalik di hari pertama penyekatan kendaraan, Kamis (6/5) hari ini. Kepastian itu diperoleh setelah perwira dengan dua melati di pundak ini melakukan peninjauan pelaksanaan penyekatan di masing-masing chek point atau pos penyekatan wilayah Polres Malang. Yakni pos penyekatan Exit Tol Lawang, Exit Tol Singosari, dan Exit Tol Pakis.

“Hari pertama ini memang masih ditemukan kendaraan dari luar rayon 2 yang mencoba masuk. Alhamdulillah mereka dapat teridentifikasi oleh petugas di pos penyekatan,” katanya.

Baca Juga :  Adaptif Inovatif

Kapolres pun menyebutkan sampai dengan pukul 12.00, ada 110 kendaraan yang harus putar balik di tiga pos penyekatan. Yakni pos penyekatan Lawang, pos penyekatan Singosari, dan pos penyekatan Pakis.

“Dari laporan anggota, sampai pukul 12.00 kendaraan yang diputarbalik adalah 45 kendaraan di Singosari, 25 di Lawang dan 40 di Pakis. Jadi total 110 kendaraan yang diputarbalik,” katanya.

Kapolres menyebutkan, kendaraan diputarbalik adalah kendaraan yang mengangkut penumpang bukan warga dari Malang Raya atau dari rayon 2, yang datang tanpa ada kepentingan atau hanya kepentingan mudik saja.

Baca Juga :  Jazz Gunung Bromo 2021: Janapati Bikin Spesial, Ada Sinden di Sakura

“Kalau ada warga dari luar rayon 2 datang tapi membawa surat tugas, atau datang dengan kepentingan mendesak yang disertai bukti-bukti, masih bisa kami bantu. Tapi jika tidak ada itu, mohon maaf, mereka harus putar balik,” kata Kapolres.

Perilaku sama juga diterapkan di pos penyekatan mandiri, di mana petugas melakukan penyekatan. Bagi kendaraan yang melintas dan bukan warga asli rayon 2 langsung diputarbalik.

“Untuk yang pos penyekatan mandiri, kami masih belum tahu datanya. Ya maklum, di sana signal agak jelek. Tapi kami memijta seluruh cek point ini melaporkan data pukul 18.00,” ungkapnya.

Baca Juga :  3 Hari 109 Orang Terpapar Korona di Kota Malang

Kapolres juga mengatakan penyekatan ini dilakukan selama 24 jam setiap harinya. Mereka yang terlibat dalam penyekatan adalah gabungan anggota TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Dinas Kesehatan, anggota unit PMK dibantu dengan relawan dari PMI dan Senkom.

Sementara operasi penyekatan terus berlangsung sampai dengan pukul 14.00 siang ini. Petugas tampak melakukan pemeriksaan kendaraan serta identitas pengemudi maupun penumpang kendaraan yang melintas di pos penyekatan exit tol Pakis. Tentu saja, saat petugas menemukan warga tersebut dari luar rayon dua langsung diputar balik. (ira/ley)

artikel Pilihan