Habis-Habisan Buru Poin

foto: Ipunk/NMP

Malang, NewMalangPos – Tiga hari dianggap waktu yang cukup bagi Arema FC memperbaiki segala kelemahan. Juga lebih siap melakoni laga kedua babak penyisihan Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan Solo, Kamis (25/3) malam ini melawan Barito Putera.

Tim Singo Edan ingin membuktikan bila kondisi mereka lebih bagus dan berburu kemenangan. Sebab dengan kemenangan peluang Arema FC lolos ke babak selanjutnya tetap terjaga.

Hasil 1-1 di laga pertama melawan Tira Persikabo, Minggu (21/3) lalu membuat Arema FC tidak mau gagal lagi. Bila tidak, maka Dedik Setiwan dkk harus bersiap menggantungkan nasib pada tim lain di tim ketiga untuk lolos ke delapan besar.

“Setelah melawan Persikabo kami ada waktu persiapan tiga hari. Jadi waktu tersebut kami maksimalkan untuk membenahi kekurangan,” ujar Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro.

Baca Juga: Arema Bisa Kalahkan Barito Putera di Laga kedua Grup A Piala…

Menurut dia, lini belakang dan depan fokus pembenahan mereka. Artinya Arema FC mencoba memperbaiki serangan serta finishing, ditambah kesolidan di belakang. Di laga pertama lalu, terlihat pertahanan tim masih sering diterobos pemain lawan. Sedangkan di depan, dari sekian banyak peluang, hanya ada satu gol tercipta dan justru lucky goal.

Hal tersebut diyakinkan Kuncoro tak boleh terjadi lagi. Lawan Barito Putera, dia menilai timnya harus kerja lebih dari 100 persen. “Inti dari persiapan kita tiga hari ini dua itu,” tegas dia.

Dalam dua hari latihan terakhir ketika Arema FC bisa berlatih di lapangan besar (h+1 laga mereka latihan di lapangan futsal), para pemain pun di-drill memperkuat lini belakang. Beberapa skema di lini pertahanan dijajal skuad Singo Edan. Selain itu, lini serang juga mendapatkan pekerjaan rumah dalam mengonversi peluang menjadi gol. Entah dari skema permainan, serangan balik maupun memanfaatkan bola mati seperti set piece maupun tendangan sudut.

Baca Juga :  Dishub Adakan 400 Keping Blanko Smart Card

“Semua kami coba, kami tingkatkan,” tambah Kuncoro.

Kuncoro sudah menganalisis permainan Barito Putera. Ada satu kesamaan dengan Tira Persikabo dari tim tersebut yang diwaspadainya. Yakni endurance atau daya tahan dari anak asuh Djajang Nurdjaman tersebut.

Hal ini terbukti ketika melawan PSIS Semarang. Tertinggal tiga gol di babak pertama, Barito Putera akhirnya menyamakan kedudukan di babak kedua.

Bahkan dua gol Bayu Pradana dkk dicetak di 10 menit terakhir, termasuk salah satunya saat perpanjangan waktu. “Kemarin saya sekilas melihat penampilan Barito Putera. Saya kira tim ini memiliki endurance yang bagus. Ketinggalan 3-0 bisa mengejar dan menyamakan kedudukan,” terangnya.

Baca juga: Demi Latihan, Penggawa Singo Edan Ngungsi ke Kabupaten Sukoharjo

Sementara itu, Striker Arema FC Dedik Setiawan menegaskan timnya berburu kemenangan melawan Barito Putera. Hasil itu mutlak harus diraih Singo Edan, jika tak ingin mengakhiri pramusim ini lebih cepat. Hasil imbang apalagi kalah, bisa membuat Arema FC menyisakan satu laga saja di Piala Menpora 2021.

Saat ini di Grup A Piala Menpora 2021 memang masih seru. Belum ada satu tim pun yang unggul dan berpeluang besar untuk lolos. Pasalnya baik Arema FC, Barito Putera, Tira Persikabo maupun PSIS Semarang masih sama-sama mengoleksi satu poin. Siapapun yang menang besok, maka bakal lebih ringan menghadapi pertandingan terakhir, Selasa (30/3) pekan depan dan tinggal berburu satu poin lagi untuk lolos. “Intinya besok (hari ini) harus menang,” tegas Dedik kepada New Malang Pos.

Baca Juga :  Rotasi Titik Rawan

Striker asal Dampit ini tidak mau hasil lain. Dia menyadari pentingnya kemenangan bagi Arema FC. “Urusan mencetak gol siapa nantinya, tidak masalah. Bisa siapapun yang penting menang dulu,” jelas dia.

Dedik sendiri dipastikan bakal menjadi tumpuan mencetak gol bagi Arema FC. Terlebih, dia memiliki record yang baik ketika melawan Barito Putera. Dari pemain yang kini bertahan masih berseragam biru Arema, Dedik tercatat mengoleksi tiga gol. Selain itu, ada nama Alfarizi, Rafli dan Dave Mustaine.

Nama terakhir mencetak gol ke gawang Barito Putera ketika Arema FC berujicoba di Stadion Kanjuruhan, tahun 2020 lalu. Kala itu, berbarengan dengan launching tim, kemenangan diraih 3-0. Dua pencetak gol lainnya, yakni Jonathan Bauman dan Titan Agung kini sudah tak lagi berseragam Arema.

Dedik menambahkan dia sejatinya tidak ada masalah dalam hal mencetak gol. Hal itu yang akan menopang optimismenya melawan Barito Putera. Ia menilai, ketika bertemu Tira Persikabo lalu, hanya kurang beruntung.

“Sebenarnya tidak ada kesulitan untuk serangan kalau melihat pertandingan. Banyak peluang yang didapatkan, cuma tidak beruntung,” tandas pemain yang kerap dijuluki sebagai Drogba-nya Arema ini.

Baca Juga :  Lagi.. PPKM Level 4 di Jawa-Bali Diperpanjang hingga 23 Agustus

Di sisi lain, Arema FC memiliki rekor yang bagus dalam riwayat pertemuan dengan Barito Putera. Dari sembilan pertemuan terakhir sejak era Liga 1, tujuh kemenangan diraih, dengan catatan satu kekalahan dan satu kali hasil imbang. Akan tetapi, ketika sudah diasuh Djajang Nurjaman, Arema FC sempat menelan kekalahan 0-3 di musim 2019.

Baca juga: Teror Pasukan Timnas

Pelatih Barito Putera Djajang Nurdjaman mengakui timnya juga butuh poin untuk menjaga peluang melewati fase grup. Meskipun bukanlah lawan ringan, target untuk bertahan di Piala Menpora 2021 lebih lama, bakal membuat skuat Barito Putera habis-habisan.

“Kami menganggap Arema tim yang kuat. Semua tahu. Tapi kami butuh poin untuk menjaga asa untuk lolos dari fase grup ini,” ujarnya.

Menurut dia, di Grup A ini masih seru dengan semua tim memperoleh hasil seri, di matchday pertama lalu. Laga ini pun, bakal mulai memetakan, siapa yang berpeluang besar untuk lolos. Siapapun yang mendapatkan poin penuh, bisa lebih mudah melalui laga terakhir.

Oleh sebab itu, Djajang mengatakan timnya akan memberikan perlawanan dalam laga malam ini. Sekalipun, Djajang juga melihat kekuatan tim Arema yang dia anggap bagus dan tidak banyak mengalami perubahan.

Arema tim yang solid, mereka banyak. Mereka tidak banyak berubah dari musim 2020. Kami akan berikan perlawanan yang setimpal,” tegas dia. (ley/van)

Pilihan Pembaca