Gudang Besi Tua Terbakar, Kerugian Rp 150 Juta

KEBAKARAN: Petugas UPT Damkar Kota Malang berusaha memadamkan api yang membakar gudang besi tua.(NMP-M. REXY)

MALANG, NewMalangPos – Gudang jual beli besi tua di Jalan Raya Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang diserang si Jago Merah, Rabu (18/8/2021). Akibatnya CV Sumber Rejo milik M Sukri, 60, itupun ludes terbakar. Kerugian ditafsir mencapai ratusan juta.

Menurut korban, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00. Sebelum terjadi kobaran api, salah satu karyawannya sedang bekerja melakukan pengelasan besi.

“Saat itu saya di dalam. Kemudian ketika pegawai mengelas tidak sengaja terkena karung plastik. Lalu api membesar dan mulai menyambar benda lainnya,” ungkap M. Sukri.

Baca Juga :  Kasus PT CKS Ngambang, Alasan Terkendala Hasil Rekam Medis

Melihat ada api, korban dan karyawannya sempat mencoba memadamkan api dengan air seadanya. Tetapi api sulit dipadamkan. Karena api sudah terlanjur merambat ke benda lainnya.

“Api semakin besar saat terkena besi tempat filter oli, karena posisi di dalam masih ada sisa olinya,” jelas Sukri.

Lantaran api semakin membesar dan sulit dipadamkan, korban dan karyawannya akhirnya pasrah. Kemudian melaporkan ke Polsekta Kedungkandang dan menghubungi PMK Kota Malang. Tidak lama kemudian, polisi dan petugas PMK datang ke lokasi kejadian.

Baca Juga :  Breaking News! KMP Yunice Tenggelam di Selat Bali

Tidak mudah untuk memadamkan api. Sebab api sudah membakar benda yang terkena oli. “Pemadaman cukup memakan waktu karena harus membongkar tumpukan besi. Sebab titik api ada di bawah tumpukan besi,” jelas Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Teguh Budi Wibowo.

Setidaknya butuh waktu hampir 90 menit untuk memadamkan api. Sekitar pukul 12.45 api sudah benar-benar padam, setelah sekitar 25 personel silih berganti memadamkan.

“Kami mengerahkan enam unit armada PMK untuk memadamkan api yang membakar area seluas 6×10 meter tersebut,” ucap Teguh.

Baca Juga :  Pria Paruh Baya Bobol Kotak Amal Masjid

Beruntung tidak sampai ada korban jiwa. Hanya kerugian materi yang dialami korban. “Kerugiannya ditafsir sekitar Rp 150 juta,” paparnya.(rex/agp)

Pilihan Pembaca