Gubernur Khofifah: Maret Minggu Ketiga Puncak Lonjakan Covid-19

ANTISIPASI LONJAKAN: Gubernur Khofifah didampingi Pangdam Brawijaya, Kapolda Jatim dan Walikota Surabaya Eri Cahyadi melihat langsung kesiapan ruang isoter di Surabaya, Senin siang. (NMP-HARY SANTOSO)

Isoter di Jatim Siap Layani Gejala Ringan dan Tidak Bergejala

Malang Posco Media, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memastikan fasilitas isolasi terpusat (isoter) di wilayah Surabaya Raya siap digunakan pasien Covid-19.

Isoter untuk kawasan Surabaya dipusatkan di Asrama Haji Sukolilo dan Rumah Sakit Darurat Lapangan Tembak Surabaya. Isoter Sidoarjo dipusatkan di Mall Pelayanan Publik Sidoarjo dan isoter Gresik dipusatkan di tujuh Puskesmas.

‘’Semua isoter yang disiapkan dalam keadaan baik dan layak. Khusus isoter Asrama Haji , seluruh fasilitas, mulai dari tempat tidur, kamar mandi, hingga tenaga kesehatan telah dipersiapkan dengan sebaik-baiknya,’’ rinci Khofifah.

Baca Juga :  Usai Masa Larangan Mudik, 31.857 Penumpang Kereta Tiba di Daop 8 Surabaya

Secara rinci, di Asrama Haji Sukolilo mencapai angka 432 kamar. Tiap kamar diisi 3 bed dan 1 kamar mandi. Dari jumlah ini, saat ini, telah terisi 204 kamar oleh pasien gejala ringan dan tanpa gejala.

Sedang tempat tidur di RS Lapangan Tembak tersedia 187 yang terdiri dari 88 bed di gedung B1, 89 bed di gedung B2, dan 10 bed di IGD. RS ini masih belum ditempati pasien, tapi ada 40 orang Satgas yang sudah bersiap.

“Ini tempatnya keren sekali. Pelayanannya sangat bagus dan siap reaktivasi. Kami berharap agar bisa membantu proses recovery dan menjaga pasien tetap dalam kondisi baik,’’ ucap Khofifah didampingi Forkopimda Jawa Timur.

Baca Juga :  Gol Marko Simic, Babak Pertama Arema Tertinggal 0-1

Khofifah minta pemerintah kabupaten/kota bersiap menghadapi lonjakan kasus Covid-19 yang diperkirakan jatuh pada minggu ketiga Maret mendatang. Pemerintah diminta terus meningkatkan testing, tracing, dan treatment (3T) serta pelayanan kuratif lainnya.

“Diprediksi Kementerian Kesehatan bahwa 22 Maret nanti adalah puncak melonjaknya Covid-19 untuk semua varian. Kesiapan rumah sakit, isoter, juga kerelawanan untuk PPKM Mikro dan kampung tangguh harus mulai sekarang,” jelasnya.

Sebelumnya, Khofifah juga melakukan maraton peninjauan isoter di Puskesmas Rawat Inap Sidayu, Kab. Gresik; RS Lapangan Ijen Boulevard, Kota Malang; RS Lapangan Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) sisi Bangkalan; dan Mall Pelayanan Publik (MPP), Kab. Sidoarjo. (has)

artikel Pilihan