Gol Dendi Cukup Menyakitkan

new malang pos
Dendi Santoso

SOLO, NewMalangPos – Tira Persikabo harus kehilangan kesempatan emas yang di depan mata. Pasalnya, keunggulan yang didapatkan sejak menit ke-11 hingga laga nyaris usai, buyar karena gol Arema FC melalui Dendi Santoso.

Tira Persikabo berhasil membuat Arema FC keteteran melalui serangan cepat dan juga counter attack yang mereka bangun. Hingga akhirnya, Ahmad Nufiandani berhasi memanfaatkan peluang di kotak penalti, yang berawal dari tendangan bebas di menit 11.

Berkali-kali, mereka juga sukses menahan serangan Arema FC yang dibangun oleh Dedik Setiawan, Kushedya Hari Yudo, Bruno Smith dan Dendi Santoso. Sebelum akhirnya benar-benar jebol di menit 85’.

Baca Juga :  Dilantik, Erik Setyo Santoso Sekda Kota Malang Terbaru

Pelatih Tira Persikabo Igor Krushicenko mengakui jika hasil akhir menyakitkan. Terutama karena mereka akhirnya kebobolan setelah pertahanan kokoh yang mereka bangun.

“Secara permainan, hari ini cukup lancar. Semua berjalan seperti yang kita plan dari awal. Berjalan sesuai keinginan. Dan mestinya cukup lumayan sebelum gol yang lumayan menyakitkan,” beber Igor.

Dia mengatakan, gol tersebut menjadi evaluasi bagi timnya. Sebab, ada beberapa kesalahan yang dilakukan oleh anak asuhnya.

“Karena ini laga pertama di pertandingan resmi, ini harus jadi evaluasi. Kami akan coba meminimalisir kedepannya,” paparnya.

Baca Juga :  Enam Kali Bangkrut, Kini Produknya Dikenakan di Luar Negeri

Pelatih asal Belarusia itu menuturkan, hasil pertandingan kemarin akan menjadi bahan evaluasi. Termasuk juga kesuksesan dan pekerjaan rumah yang terjadi selama di lapangan. Sehingga, di laga-laga selanjutnya, yakni melawan PSIS Semarang dan Barito Putera, timnya bisa tampil lebih baik.

Sementara itu, pencetak gol Tira Persikabo Ahmad Nufiandani mengakui bila timnya sudah menjalankan intruksi pelatih dengan sangat bagus. Pertandingan pun berjalan lancar. Hanya saja, secara hasil akhir tidak memuaskan.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, jalankan intruksi pelaith juga bagus. Tapi mungkin hasil kurang puas karena imbang,” papar dia.

Baca Juga :  Jalan Patimura Disekat, Dibuka Khusus Ambulans dan Nakes

Menurut pemain dengan sapaan akrab Dani itu, dirinya mencoba memberikan terbaik untuk tim, juga masyarakat Bogor yang mendukung mereka. Dani bahkan secara profesional menghadapi Arema FC yang notabene adalah sang mantan tim.

“Sebenarnya biasa saja (menjebol gawan mantan tim). Dalam permainan sudah biasa. Saya harus berikan yang terbaik untuk seluruh suporter Indonesia. Terutama di Bogor,” tandas dia. (ley/jon)