Gelombang Panas 40 Derajat Celcius Terpa Yunani

Ilustrasi Acropolis, Yunani. (AFP PHOTO / LOUISA GOULIAMAKI / CNNI)

Jakarta, NewMalangPos – Pemerintah Yunani memberi perintah kepada seluruh penduduk untuk tidak bepergian telebih dahulu guna menghindari gelombang panas yang mencapai suhu 40 derajat Celcius.

Cuaca panas amat dirasakan para penduduk di Ibu Kota Athena. Hal ini juga mebuat kuil Acropolis yang biasanya menjadi lokasi tujuan wisata terpaksa harus ditutup untuk sementara.

Kepala Badan Meteorologi Yunani, Theodoros Kolydas, mengatakan perkiraan suhu pada siang hari masih akan terus meningkat, dan bahkan diprediksi bisa mencapai 44 derajat Celcius pada pekan depan. Mereka juga memperingatkan cuaca panas bisa memicu kebakaran hutan.

Baca Juga :  Selandia Baru Cabut Lockdown, Sekolah di Auckland Dibuka Lagi

“Kami terus mencatat kenaikan suhu dalam beberapa tahun terakhir, dan hal itu berarti kami merasakan dampak perubahan iklim. Kami memperkirakan gelombang panas bakal terjadi lebih sering,” kata peneliti di Pusat Fisikan Atmosfer dan Klimatologi Akademi Athena, Stavros Solomos, mengutip CNN Indonesia, Sabtu (31/7).

Bahkan menurut dia suhu di malam hari pada musim panas jarang berada di antara 25 sampai 30 derajat Celcius.

Lebih dari seribu orang meninggal pada gelombang panas yang terjadi di Yunani pada 1987 silam. Saat itu suhu panas bertahan hingga sepekan.

Baca Juga :  Overdosis Vaksin Corona, 4 Perawat di Jerman Dirawat di RS

Selain itu, Dinas Pemadam Kebakaran Yunani memadamkan 40 titik kebakaran hutan dalam 24 jam terakhir. Mereka menyatakan kebakaran dipicu oleh cuaca terik dan embusan angin kencang.

Bahkan negara tetangga dan seteru Yunani, Turki, juga mengalami kebakaran hutan akibat cuaca terik hingga menewaskan empat orang. (ayp/cnni/mg1/ley/nmp)

artikel Pilihan