Universitas Islam Malang, Gelar Workshop Penyusunan Roadmap Penelitian

OPTIMIS: Dekan FEB Unisma Nur Diana, SE., M.Si bersama para dosen usai kegiatan workshop pengembangan riset. (FOTO : IST)

MALANG, NewMalangPos – Universitas Islam Malang (Unisma) terus mendongkrak semangat inovasi para dosennya. Terutama dalam bidang riset. Salah satunya yang dilakukan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Fakultas ini terus mengembangkan tema-tema yang selaras dengan kelompok keahlian dosen. Serta bersandar pada agenda riset 2017-2045 untuk mencapai visi Indonesia.

Karenanya pekan lalu, FEB Unisma menggelar workshop secara luring dan daring. Mengangkat tema Penyusunan Roadmap Penelitian FEB Unisma “Dalam Meningkatkan Daya Saing Bangsa”. Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan dalam menggodok Roadmap Penelitian dan Pengabdian Masyarakat yang telah dilakukan sebelumnya.

Kegiatan workshop ini menggandeng pakar riset yang juga Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Universitas Esa Unggul Jakarta yaitu Dr. Muhammad Fachruddin Arrozi SE, Ak., M.Si. Ia merupakan pemenang penghargaan World Championship 2019 in Accounting Investment Decision Research dan sering mendapat hibah riset terutama program riset penelitian dan inovasi.

Baca Juga :  Syiar Ramadan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Pendidikan dan Budaya Perkuat Jiwa Nasionalisme

Dekan FEB Unisma Nur Diana, SE., M.Si dalam sambutan pembukaan menyampaikan, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Penyusunan Kebijakan Roadmap Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FEB Unisma yang nantinya akan terwujud Roadmap Penelitian di tiap Program Studi yang ada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang. Setiap prodi diharapkan memiliki roadmap dengan keunggulan masing-masing yang bersandar pada visi- misi prodi, fakultas, dan Unisma.

Ia menjelaskan roadmap penelitian dan pengabdian masyarakat menjadi dasar bagi dosen dalam melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat secara berkesinambungan dengan memuat tiga komponen penting. “Yaitu pertama bagaimana aktivitas penelitian dilakukan, kedua bagaimana aktivitas pada periode saat ini dilakukan, dan ketiga bagaimana aktivitas pada periode yang akan datang,” katanya.

Baca Juga :  ITN Malang, Link And Match, Kolaborasi KEK Singhasari

Ia menambahkan, kegiatan workshop diharapkan dapat menjadi wadah untuk transfer knowledge dan menjadi best practice penelitian bagi dosen-dosen FEB Unisma. Dengan begitu nantinya akan mudah mendapatkan hibah riset dari berbagai lembaga pemerintah, hibah institusi, mandiri maupun kemitraan.

Semenatara itu Fachruddin Arrozi, menyampaikan bahwa saat ini Dikti meminta luaran dari penelitian dosen harus memberikan invensi yang sifatnya memberikan kemanfaatan kepada masyarakat. Bisa dalam bentuk dampak sosial dan bisa menjadi nilai ekonomi bahwa produk yang dihasilkan akan memberi revenue general thing kepada institusi. Baik universitas atau fakultas. “Setiap riset yang dihasilkan akan diikuti dengan pertanyaan inovasi apa yang dihasilkan,” katanya.

Baca Juga :  Dosen UM Kembangkan Laboratorium Digital Learning Untuk SMK Ma'arif NU 4 Pakis

Ia menjelaskan, roadmap tersebut tidak bisa berdiri sendiri untuk penelitian dan pengabdian masyarakat saja. Namun juga harus ada inovasi sebagai tambahan untuk kegiatan utama.

Dalam satu kegiatan riset dosen-dosen harus bisa menyumbangkan lima manfaat baik untuk prodi, fakultas dan universitas. Meliputi borang akreditasi program studi, borang Institut Perguruan Tinggi, borang peringkat penelitian, borang peringkat untuk pengabdian dan borang peringkat untuk inovasi. “Meskipun sebagai dosen ekonomi namun harus bisa menghasilkan paten yang dapat menghasilkan banyak luaran untuk mendongkrak peringkat institusi, “ tandasnya. (imm/)

Pilihan Pembaca