Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021, Kota Malang Waspada Peningkatan Kriminalitas

GELAR OPERASI: Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata bersama Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji dan jajaran Forkopimda Kota Malang, saat melaksanakan gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021 Rabu (5/5).(NMP - IST)

MALANG, NewMalangPos – Kapolresta Malang Kota beserta dengan Forkopimda Kota Malang menggelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021 di Halaman Balai Kota Malang, Rabu (5/5). Operasi ini secara rutin dilaksanakan setiap tahunnya, tetapi di tahun ini kewaspadaan polisi ditingkatkan, terutama waspada aksi kriminalitas jelang Lebaran 2021.

Kewaspadaan ini ditengarai oleh jumlah aksi kriminalitas yang meningkat dibanding tahun 2020 lalu. Itu didasarkan dari hasil evaluasi Operasi Ketupat 2020, yang mengindikasikan adanya peningkatan tindak kriminalitas.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata usai mengikuti gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021. Ia juga menuturkan bahwa pihaknya telah mengimbangi dengan peningkatan kewaspadaan polisi dan pengungkapan kasus-kasus yang sudah ditangani.

Baca Juga :  Jadi Koleksi, Warga Antusias Berburu Uang Rp 75 Ribu

“Memang ada kenaikan tindak kriminalitas di Kota Malang, seperti curat tetapi kami juga sudah mengimbanginya (dengan kewaspadaan dan pengungkapan kasus, red),” ujarnya.

Pihaknya tidak akan menghentikan tindakan peningkatan kewaspadaan, sampai bisa meminimalisir angka kriminalitas di Kota Malang. Selain itu Leo, sapaan akrab Kapolresta Malang Kota juga menuturkan bahwa dalam Operasi Ketupat Semeru tahun ini pengamanan dan pelayanan juga tidak dikendurkan.

Polresta Makota sudah menyiapkan satu pos penyekatan, lima pos pengamanan (pospam) dan satu pos pelayanan (posyan), yang diakui sebagai media utama dalam mengamankan lebaran 2021 dengan maksimal. Pihaknya akan dibantu dengan berbagai instansi dalam melaksanakan operasi tersebut.

Baca Juga :  Mulai Latihan Lagi

“Ada 500 personel gabungan yang nanti  masuk ke pos-pos penyekatan, pengamanan dan pelayanan,” tuturnya.

Operasi ini, disampaikannya, dimulai Kamis (6/5) tepat pukul 00.00 dini hari, dan akan terus berlangsung hingga Senin (17/5). Pihaknya mengaku sudah menyiapkan semuanya dengan maksimal, bahkan sudah siap seratus persen. (rex/ley)