Internasional Gegeran Internasional, Korea Utara Kritik Joe Biden

Gegeran Internasional, Korea Utara Kritik Joe Biden

Ilustrasi: CNBC Indonesia

Jakarta, NewMalangPos– Saudara perempuan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, yang juga memiliki pengaruh besar di negaranya — Kim Yo-jong, memberikan ultimatum kepada Amerika Serikat. Bahkan negeri Kim Jong Un mengecam pemerintahan Presiden Joe Biden.

Hal itu disampaikan saudara perempuan Kim Jon Un, yang juga pejabat berpengaruh Korut, Kim Yo Jong. Ini terjadi di sela-sela pertemuan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin ke Tokyo, Jepang, dan Seoul, Korea Selatan (Korsel).

“Kata-kata nasihat ini untuk pemerintahan baru AS yang sedang menyebarkan ‘bau mesiu’ di tanah kami,” tulis Yonhap mengutipnya sebagaimana dilaporkan AFP, Selasa (16/3/2021).

“Jika Anda ingin tidur nyenyak selama empat tahun ke depan, alangkah baiknya tidak menciptakan ‘pekerjaan awal’ yang membuat Anda tidak tidur.”

Sebelumnya, Austin dan Blinken memang melakukan perjalanan secara terpisah ke Asia pekan ini. Keduanya akan bertemu di Jepang untuk perjalanan pertama mereka.

Mereka akan mengadakan pembicaraan dengan sejumlah pihak, termasuk Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga. Setelah dari Jepang, keduanya akan melanjutkan perjalanan ke Korsel.

Melansir dari CNBC Indonesia, Selasa (16/3), Austin juga dikabarkan bakal menuju India. Sementara Blinken mengadakan pembicaraan kembali di AS dengan para pejabat China.

Dalam sebuah opini Lokal bersama di Washington Post pada hari Senin, keduanya ‘blusukan’ ke Asia karena berusaha untuk menghidupkan kembali hubungan AS dengan mitra. Kunjungan tersebut juga akan menampilkan front persatuan tentang tantangan yang ditimbulkan oleh China.

Kunjungan itu juga diperkirakan membahas Korut, terkait pengembangan nuklir.

Hubungan AS-Korut berada pada titik terendah di 2017 saat negeri Petapa itu menguji rudal jarak jauh yang di klaim mampu mencapai AS.

Sementara itu dalam sebuah laporan di BBC, disebutkan bahwa AS sebenarnya telah mencoba menghubungi Korut sejak Februari untuk berdialog. Namun tak ada balasan.

AS sendiri tengah melakukan peninjauan dan akan mengumumkan langkah resmi April.

Biden sebelumnya sempat menyebut Kim preman dan ingin melucuti senjata nuklir Korut, sebelum memberi sanksi ekonomi berat.

Korut terisolasi dari dunia luar. Perbatasan sudah ditutup setahun lebih karena pandemic.

Hubungan perdagangan utama hanya terjalin dengan China. Namun beberapa bulan terakhir, perdagangan menyusut lebih dari 90 persen dengan negeri Panda.

Washington disebut ingin menurunkan tensi, terutama terkait program nuklir dan rudal balistik Korut. Salah satu upaya yang dilakukan AS adalah dengan berkomunikasi via “New York Channel”,  di PBB.

Namun dalam laporan Reuters, upaya tersebut tak digubris pemerintahan Kim Jong Un. Hingga saat ini, media pemerintah Korut belum mengakui Biden sebagai Presiden AS.

AS sendiri tengah melakukan peninjauan dan akan mengumumkan langkah resmi April. Biden sebelumnya sempat menyebut Kim preman dan ingin melucuti senjata nuklir Korut, sebelum memberi sanksi ekonomi berat.

Korut terisolasi dari dunia luar. Perbatasan sudah ditutup setahun lebih karena pandemic.

Hubungan perdagangan utama hanya terjalin dengan China. Namun beberapa bulan terakhir, perdagangan menyusut lebih dari 90 persen dengan negeri Panda. (sef/sef/cnbci/mg2/ley/nmp)

Hubungi kami
New MALANG POS
Selamat datang di New Malang Pos
Ada yang bisa kami bantu?
Exit mobile version