Beda GeNose, Rapid Antigen dan Swab PCR

Ilustrasi GeNose untuk deteksi Covid-19. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT/CNNIndonesia)

NewMalangPos – Alat deteksi Covid-19 yang diberlakukan bagi penumpang kereta jarak jauh di Indonesia menjadi tiga cara. Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 11 Tahun 2021, para penumpang diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes Covid-19 lewat tes GeNose, rapid antigen, dan tespolymerase chain reaction (PCR) atau swab PCR.

Dikutip dari CNN Indonesia, berikut perbedaan antara GeNose, rapid test antigen dan swab PCR:

GeNose

GeNose mendeteksi udara yang dihembuskan pasien ke dalam kantung khusus. Setelah itu, kantung dihubungkan ke GeNose untuk dianalisis oleh Artificial intelligence (AI).

Output dari analisis GeNose adalah respon sensor dari senyawa volatile organic compounds (VOC) yang dihasilkan oleh virus yang menginfeksi tubuh manusia.

Dengan metode sederhana Multi Layer Perceptron (MLP) dan Support Vector Machine (SVM) menunjukkan bahwa akurasi GeNose memiliki sensitivitas 92 persen dan spesifisitas 95 persen.

Alat hasil karya ahli Universitas Gadjah Mada (UGM) itu bisa mengeluarkan hasil dalam 2 menit. Per unitnya alat atau mesin inti GoNose akan dijual Rp62 juta sudah termasuk TOT, after sales service, dan PPN.

Sedangkan alat penghubung sekali pakai untuk pengetesan GeNose hanya Rp20 ribu. Alat ini terdiri dari kantong plastik, hepa filter, adaptor pipe, plug, dan selang PU sepanjang 15 meter.

Baca Juga : Vaksinasi di Kota Malang Dimulai, Ketua DPRD Jadi Orang Pertama

Swab PCR

Swab adalah kapas lidi yang diusap pada rongga nasofaring (hidung) atau orofaring (tenggorokan) untuk mendapatkan lendir yang akan digunakan sebagai sampel.

Adapun PCR adalah salah satu jenis pemeriksaan untuk mendeteksi pola genetik (DNA atau RNA) dari suatu sel, kuman, atau virus, termasuk Covid-19. Swab PCR merupakan tes yang paling direkomendasikan oleh WHO untuk mendiagnosis virus SARS-CoV-2.

PCR Swab memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Namun hasilnya baru bisa keluar dalam 1 hingga 7 hari. Pemerintah sudah menetapkan sekali tes Swab PCR Rp900 ribu.

Rapid Antigen

Rapid Antigen adalah pemeriksaan swab atau usap hidung untuk mencari bagian dari tubuh atau lebih spesifik protein kuman atau virus termasuk Covid-19. Jika hasilnya positif diperlukan tes konfirmasi PCR untuk memastikan.

Meski belum bisa seakurat swab PCR, hasil rapid antigen bisa keluar dalam 15 menit. Batas atas harga rapid test antigen adalah Rp 250.000 di Pulau Jawa dan Rp 275.000 di luar Pulau Jawa.

Rapid Antigen lebih akurat dari rapid antibodi yang hanya mendeteksi reaksi tubuh terhadap masuknya virus. Rapid test antibodi dipatok dengan harga Rp 150.000 dan hasil juga bisa keluar dalam beberapa menit. Rapid antibodi test menggunakan sampel darah yang diambil di vena pada ujung jari kita.

Tingkat sensitifitas dan spesifisitas rapid antigen Moderat dan spesifisitas tinggi. Untuk rapid antibodi tidak dapat mendeteksi virus tetapi mendeteksi antibodi yang timbul akibat masuknya virus ke dalam tubuh. (dal/DAL/CNNI)