Batik Klampisan Banyak Diminati

new malang pos
Roostiningrum menunjukan keindahan motif batik Klampisan yang akan terus dikembangkan agar lebih banyak diminati masyarakat.

NewMalangPos, MALANG – Batik Klampisan yang merupakan batik asli Malang mulai banyak diminati masyarakat. Setelah diperkenalkan satu bulan lalu, batik Klampisan cukup menarik karena memadukan beberapa unsur identitas yang melekat disekitarnya, yakni kelurahan Bunulrejo dan Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Penggagas batik Klampisan, Roostiningrum mengatakan, batik tersebut dikerjakan oleh dua orang saja. Beberapa orang berminat dan akhirnya diperkenalkanlah secara resmi kepada masyarakat pada akhir Desember lalu.

Pemilihan klampis sebagai motif dasar menurutnya, karena banyak alternatif dan kemudahan yang bisa dikombinasikan, baik hanya daun saja, batang hingga keseluruhannya.

“Motinya ada stilasi daun klampis, motif batang dan daun secara keseluruhan. Ini mudah untuk dikreasikan walau hanya daun sudah menarik,” terangnya.

Baca Juga : Tiga Pilihan Minuman Hangat, Daya Tahan Tubuh Kuat

Roostiningrum mengatakan, batik Klampisan cukup menarik karena memadukan beberapa unsur identitas yang melekat juga disekitarnya, yakni Kelurahan Bunulrejo dan Kecamatan Blimbing.

“Kami juga menampilkan dimana Klampisan itu berada, misalnya ada motif irisan buah blimbing menunjukkan kami berada di bawah naungan Kecamatan Blimbing. Juga identitas Kota Malang yang diwakili motif Alun-alun bundar,” jelasnya.

Untuk saat ini Roostiningrum bersama enam orang temannya berfokus untuk meningkatkan pemasarannya. Dalam hal ini ia akan memanfaatkan media sosial agar lebih maksimal.

“Kalau pendapatan tidak sempat mencatat karena uang langsung diterima pembatik yang membuat. Tapi yang jelas lebih dari Rp 1 juta awal itu,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga akan memaksimalkan proses produksi dan kualitas hasil produksinya. Sehingga karya batik Klampisan dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas.

“Ke depan akan menggandeng penjahit karena saat ini masih pembatik saja. Kalau dengan penjahit bisa melayani pemesanan seperti seragam. Kemarin juga sempat ditawari untuk membuat seragam,” tandasnya. (ian/aim)