Gas Investasi Puluhan Triliun

new malang pos
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Bersama Bupati Malang HM Sanusi beserta Investor pengembangan Kabupaten Malang

NewMalangPos – Pasangan duet Bupati Malang HM Sanusi dan Wabup Didik Gatot Subroto gas pol. Lima investor memaparkan investasi di wilayah Kabupaten Malang, Senin (8/3). Pemaparan dilakukan di depan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Lima investor itu masing-masing, PT Bumi Aji Lestari (Batari), PT Prima Land Sejahtera, PT Elite Investment dan PT Lasaffre Sari Nusa. Satu lagi yakni investasi pengembangan wisata di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Founder lembaga Integrated Agro Tech Center (IATC) dari PT Batari Ratna Mustika Dewi memaparkan rencana investasi mereka. Ia menyanpaikan PT Batari membantu dalam pengelolaan pangan melalui perkebunan dan pertanian. Investiasi yang dicanangkannya  berupaya mengelola lahan yang diperkirakan seluas 1.200 hektare untuk peternakan, perikanan, perkebunan  dan berdampingan dengan perumahan dalam satu area.

Baca Juga :  Huntara Korban Gempa di Tirtoyudo Mulai Ditempati

“Kami berupaya membantu mengatasi krisis pangan maupun kesejahteraan masyarakat. Yang dilakukan adalah optimalisasi budidaya peternakan, perkebunan dan perikanan, yang mana nirlimbah, hasilnya untuk pemenuhan kebutuhan pangan,” paparnya.

Dengan bantuan pemerintah sambung dia, diharap dapat men-support ketahanan pangan. “Karena banyaknya pasokan yang ada dilihat dari potensi pasar di Malang sendiri. Akan dioptimalkan untuk ketahanan pangan,” tambahnya.

Ia berharap yang digagas akan menjadi percontohan dalam proses industri, dimana pengolahan juga diterapkan pada limbah secara maksimal. Yakni mulai dari pupuk, pakan ternak, hingga biogas dari limbah.

Selain investor, juga dipaparkan pengembangan wisata di area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Plt Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) Agus Budi Santosa menyampaikan akan dibangun jembatan kaca di area Bukit Kayangan. Ia melihat potensi wisatawan sangat besar.

Baca Juga :  Sinergi OJK, BI, BMPD dan FKIJK Malang dengan Pemkot Malang Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

“Sekitar 42 persen pengunjung taman nasional masuk melalui Kabupaten Malang, ini potensi besar. Ada dua titik potensial salah satunya Malang dan Probolinggo, Malang akan jadi yang pertama kita kembangkan,” tuturnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten MalangWahyu Hidayat mengatakan, pemaparan ini sekaligus menjawab berbagai persoalan. Mulai dari pengangguran hingga memaksimalkan potensi wilayah.

“Sesuai program Pak Bupati yakni menarik investasi, sudah bisa kita lihat dengan upaya memaksimalkan potensi yang ada. Juga untuk menarik anggaran dari kementerian agar segera terealisasikan di Kabupaten Malang,” ujarnya.

Pempararan tersebut mendapat apresiasi Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Sebab mengetahui sendiri perkembangan  investasi. Ini sekaligus menjawab masalah atas persoalan pengangguran dan kemiskinan.

Baca Juga :  Tertunda, Jembatan Kedungkandang Diresmikan 30 Desember

Wahyu merincikan, bentuk dan besaran investasi yang digelontorkan lima investasi tersebut.

PT Batari investasi pengolahan pertanian, peternakan, perikanan, perumahan dalam satu klaster, senilai kisaran Rp 15 triliun. PT Elite Investment mengembangkan kawasan wisata, hotel, resort, dan restoran dalam satu kawasan senilai Rp 7 triliun. Sedangkan pengembangan wisata di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru berupa Jembatan kaca dibantu Kementerian PUPR senilai Rp 17 miliar.

Pt Lasaffre Sari Nusa berinvestasi produksi ragi terbesar di Indonesia di Bululawang senilai Rp 5 triliun. Sementara PT Prima Land Sejahtera dalam bentuk komplek rumah sehat bagi lansia dilengkapi rumah sakit khusus lansia. Lokasinya di Kecamatan Wagir senilai Rp 1 triliun. (dj6/van)