Enam Pejabat Ramaikan Ujikom Dua Kursi JPTP

Para peserta tengah mengikuti uji kompetensi jabatan Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Batu dan Kepala BKPSDM di Lt 4 Balai Kota Among Tani Batu

NEW MALANG POS, KOTA BATU – Enam pejabat dilingkungan Pemkot Batu mengikuti uji kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk mengisi kekosongan dua kursi jabatan eselon II Kamis (16/9).

Mereka memperebutkan kursi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Batu dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Untuk kursi Asisten Administrasi Umum diperebutkan oleh Imam Suryono selaku Kepala Dishub, Abdillah Alkaf selaku Sekretaris DPRD, dan Muji Dwi Leksono yang saat ini menjabat Kepala DPMPTSP TK.

Kemudian untuk kursi Kepala BKPSDM diperebutkan oleh Mokhamad Forkan Kepala DP2AP2KB, Aries Setiawan Kepala DLH, dan Mohammad Nur Adhim Kepala Satpol PP.

Baca Juga :  Ratusan KTP ‘Ngendon’ di Dispenduk

“Uji kompetensi yang kami gelar ini untuk mengisi dua kursi eselon II. Pertama kursi Asisten Administrasi Umum Sekda yang kosong dan kursi Kepala BKPSDM yang akan pensiun bulan depan,” ujar Kepala BKPSDM Kota Batu, Siswanto kepada New Malang Pos.

Ia menjelaskan bahwa uji kompetensi ini harus segera digelar. Pasalnya untuk dua kursi tersebut dinilai sangat penting agar roda pemerintahan tetap berjalan baik, khususnya untuk kursi Kepala BKPSDM.

“Contohnya jika di BKPSDM dijabat Plt tidak memiliki otoritas penuh dalam mengambil kebijakan. Kemudian bila ada ASN yang mau rotasi tidak mungkin bisa. Serta bila ada penerimaan CPNS tidak bisa dilaksanakan, begitu juga masalah kepegawaian lainnya,” terangnya.

Baca Juga :  Berangkatkan Delapan Petani ke Jepang

Selain itu BKPSDM juga berkaitan langsung dengan semua pelaporan gaji ASN. Karena sumber laporannya dari BKPSDM. Sehingga bila tidak ada pejabatnya tidak mungkin laporan itu diterima oleh bagian keuangan.

“Pertimbangan-pertimbangan itulah yang membuat kami segera menggelar uji kompetensi. Sudah tentu pelaksanaan uji kompetensi ini telah mendapatkan rekom dari Komisi Aparatus Sipil Negara (KASN),” imbuhnya.

Sementara itu MD Forkan salah satu peserta mengatakan bahwa keikutsertaannya dikarenakan dirinya pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Organisasi yang dibawahi oleh Asisten Administrasi Umum. Sehingga telah memahami tupoksi Asisten Administrasi Umum.

Baca Juga :  Segera Bentuk Pansel Seleksi Direktur BWR

“Partisipasi saya ikut dalam open bidding karena sebelumnya saya menjabat sebagai Kabag Organisasi. Sehingga untuk tugas-tugas membantu Sekda dalam perumusan kebijakan hingga pengkoordinasian pelaksanaan program dan pelayanan administrasi,” bebernya.

Selain itu, diungkap Forkan bahwa partisipasi dirinya juga untuk memberi kesempatan yang lebih muda untuk berani mendaftar sebagai Kepala OPD di kursi-kursi kosong. Pasalnya mereka yang masih muda memiliki inovasi dan semangat lebih untuk mengabdikan diri pada daerahnya. (eri)

artikel Pilihan