Empat Hari Buka JTP 2 Catat 517 Kunjungan, Selecta Pilih Mundur

LENGGANG : Kunjungan wisatawan di JTP 2 terlihat sangat lenggang akibat

NEW MALANG POS, KOTA BATU – Uji coba tempat wisata selama PPKM Level 3 di Kota Batu terbilang berjalan tanpa ada kendala. Namun akibat beberapa larangan seperti anak usia dibawah 12 tahun dilarang masuk membuat kunjungan wisatawan cukup rendah.

Contohnya di JTP 2 selama empat hari buka hanya ada 517 wisatawan. Jumlah tersebut terhitung sejak Sabtu (11/9) hingga Rabu (14/9) ini. Hal itu diungkapkan oleh Manager Marketing & Public Relation JTP Group, Titik S Ariyanto.

“Hingga lima hari ini tingkat kunjungan JTP 2 terbilang cukup rendah, hanya 517 wisatawan. Ini karena memang kebijakan uji coba di level 3 melarang anak-anak berusia dibawah 12 tahun yang masuk kategori rentan untuk masuk tempat wisata,” ujar Titik kepada New Malang Pos, Rabu (15/9).

Baca Juga :  Ajak Sejarawan Bahas Candi

Lebih lanjut, larangan tersebut memang dikeluhkan oleh 20 tempat wisata di Jawa yang ditunjuk oleh Kemenparekraf untuk uji coba. Pasalnya kunjungan wisatawan lebih banyak bergantung pada keluarga.

“Namun karena ini masih uji coba, pelaku usaha wisata akan tetap mengikuti dan mempersiapkan segala persyaratan. Terutama untuk antre id dan password aplikasi peduli lindungi ketika nanti Malang Raya sudah masuk level 2,” bebernya.

JTP Group sendiri saat ini telah mengajukan beberapa park untuk bisa beroperasi kembali saat PPKM Level 2. Beberapa park tersebut adalah Jatim Park 1, Jatim Park 3, Museum Angkut, Eco Green Park, Predator Fun Park, Batu Love Garden dan Batu Night Spectaculer (BNS).

Baca Juga :  Guru Susan Lumpuh Setelah Vaksinasi, PB PGRI Minta Negara Hadir

Sementara untuk Taman Rekreasi Selecta hingga saat ini masih memilih untuk tutup. Hingga Malang Raya sebagai wilayah aglomerasi turun ke level 2. Meskipun diketahui taman rekreasi legendaris ini telah ditunjuk oleh Kemenparekraf dan masuk dalam 20 tempat wisata uji coba.

Direktur Utama Taman Rekreasi Selecta, Sujud Hariadi mengatakan bahwa pilihan untuk tutup hingga PPKM Level 2 karena adanya pelarangan wahana wisata air dan larangan anak-anak masuk tempat wisata. Menurutnya hal tersebut menyulitkan Selecta karena wahana utama Selecta adalah kolam renang.

Baca Juga :  20 Tahun Sewa di AAM Hanya Rp 60 Juta Setiap Tahun

“Beberapa alasan dan kebijakan itulah yang membuat kami memilih untuk tidak uji coba hingga PPKM Level 2. Karena jika kami memaksa buka, kami memperkirakan tiket yang terjual tidak sebanding dengan biaya operasional,” pungkasnya. (eri)

artikel Pilihan