ELITE CAPTAIN AREMA

Puguh Wiji Pamungkas - Founder dan Owner RSU Wajak Husada

NEW MALANG POS – Sejak dimulainya Kickoff liga 1 beberapa pekan yang lalu, tidak bisa dipungkiri aura sepak bola Indonesia kembali bangkit. Event kompetisi yang sudah dirindukan oleh banyak masyarakat telah digulirkan setelah terjeda hampir satu setengah tahun akibat pandemi Covid-19. Team papan atas pun mulai berbenah untuk menyambut musim liga kali ini, mulai dari melakukan rekronstruksi pemain, pelatih dan pembenahan di masing-masing manajemen team.

Tidak terkecuali team kebanggaan masyarakat Malang Arema Singo Edan, dalam menyambut musim liga kali ini, perombakan dan rekomposisi habis-habisan juga dilakukan demi meraih kemenangan. Optimisme kemenangan arema di musim liga kali ini semakin terlihat nyata, setelah J99 corporation masuk ke dalam manajemen Arema FC, celebrasi kemenangannya pun sudah tampak sejak kick off liga belum dimulai.

Empat laga sudah dilalui oleh Arema FC, hanya tiga poin yang bisa dikantongi oleh team singo edan ini, tiga kali bermain imbang dan satu kali kalah, hal ini menyebabkan team singo edan ini harus berbesar hati berada pada rangking ke 14 dalam klasemen sementara BRI Liga 1 2021/2022.

Tentu situasi ini mengundang banyak kritikan dan masukan dari para Aremania, mereka sebagai entitas yang membanggakan Arema lebih dari segalanya itu, pasti mengharapkan kemenangan dan prestasi yang bersinar sebagaimana kejayaan Arema FC di masa-masa yang lalu.

Membaca performance Arema dalam empat laganya di awal musim ini, saya jadi teringat oleh sebuah riset yang dilakukan oleh Sam Walker, seorang jurnalis-editor dari Amerika Serikat. Dia melakukan sebuah riset terhadap 12.000 team olahraga berbagai kategori yang berasal dari seluruh penjuru dunia. Menurutnya ada tujuh sifat “Elite Captain” yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin team (leader dalam team) agar senantiasa meraih kemenangan dalam setiap pertandingan.

Baca Juga :  Ditangkap, Ledakkan Bondet, Curanmor Tewas

Sifat adalah ciri khas yang ada pada seseorang dan sekaligus sebagai pembeda antara dirinya dengan orang lain yang ada di sekitarnya. Tujuh sifat “Elite Captain” yang disampaikan oleh Sam Walker hasil dari risetnya tersebut juga menjadi ciri khusus bagi leader dalam team yang mampu membawa teamnya menjadi juara di setiap pertandingan.

Sifat “Elite Captain” ini secara otomatis akan mendorong leader dan teamnya untuk terus memiliki peak performance di setiap pertandingan yang dihadapinya. Tujuh sifat elite captain itu antara lain adalah; Pertama, Extreme doggedness (persistence) and focus in competition. Sifat pertama seorang elite captain adalah ia memiliki kegigihan ekstrem dan fokus terhadap kompetisi yang ia jalani.

Dialah Derek Redmond, seorang atlet lari 400 meter yang telah berhasil menunjukkan kegigihan ekstremnya, pada olimpiade 1992. Pelari tercepat asal Inggris ini mengalami sebuah kejadian di luar dugaan, kakinya cedera di tengah-tengah pertandingan, namun dia tetap bersikeras dengan gigih untuk mencapai garis finish meski harus menjalaninya dengan kaki pincang, 65 ribu penonton olimpiade saat itu sontak memberikan apresiasi kepadanya.

Kedua, Aggressive play that tests the limits of the rules, Sifat kedua seorang elite captain adalah kemampuannya untuk bermain secara agresif (super semangat), sampai batas akhir aturan yang ada. Bahkan jika dibutuhkan dalam situasi tertentu ke agresifannya sampai menabrak semua aturan-aturan yang ada demi kemenangan teamnya.

Baca Juga :  Prokes Liga 1 Lebih Ketat

Banyak pemain terbaik di lapangan tidak bisa mengeksplorasi kepiawaiannya dalam bermain karena terkungkung oleh aturan-aturan yang ada. Mereka terkurung oleh aturan atau guidence dari manajemen ataupun aturan tidak tertulis yang justru membuatnya tidak bisa maksimal dalam bermain. Maka dibutuhkan keagresifan dan keberanian melawan aturan yang membuatnya tidak bisa bermain maksimal.

Ketiga, A Willingness to do thankless jobs in the shadows. Sifat ketiga seorang elite captain adalah kemampuannya bekerja tanpa pamrih. Bekerja tanpa pamrih akan mendorong seorang pemain untuk mencapai batas tertinggi performancenya, sebaliknya anggota team yang pendekatannya hanya karena imbalan yang ingin didapatkan, di moment-moment tertentu akan ada masanya dia bertanding dan bekerja tidak mindfullness atau tidak 100 persen.

Saat imbalannya tinggi dia akan bekerja dengan baik, sebaliknya saat imbalannya sedikit maka dia tidak bisa perform dan tidak bisa bekerjasama dalam team, karena ukurannya hanya imbalan bukan loyalitas dan ketulusan.

Keempat, A Low Key, Practical and Democratic. Sifat keempat seorang elite captain adalah kemampuannya untuk menciptakan budaya organisasi dalam bermain yang praktis dan demokratis. Banyak terjadi seorang leader gagal dalam mentransformasi nilai-nilai yang ada dalam teamnya. Mereka terlalu kaku dan kurang demokratis dalam menerima masukan-masukan dari anggota teamnya. Padahal tidak jarang usulan strategi pemenangan dari anggota teamnya itu bisa membawa teamnya pada kemenangan.

Kelima, Motivate Other With Passionate Nonverbal Display. Sifat kelima seorang elite captain adalah kemampuannya untuk memotivasi secara non verbal yakni melalui contoh atau teladan yang diberikan dengan penuh semangat. Memimpin dengan teladan adalah kalimat kunci bagi seorang leader agar anggota teamnya agar bisa tergerak dengan penuh suka cita menuntaskan setiap tujuan dari pertandingan.

Baca Juga :  Arema FC Putri Pesta Gol

Sangat lumrah jika anggota team tidak bergairah dalam pertandingan karena mereka melihat leadernya yang juga menunjukKan sikap tidak bergairah, apa yang mereka lihat dari leadernya itu yang mereka lakukan.

Keenam, Strong Convictions and The Courage To Stand a Part. Sifat keenam seorang elite captain adalah keyakinannya yang kuat dan keberaniannya yang tidak terbatas untuk menang dalam setiap pertandingan. Tidak ada yang bisa menggantikan keyakinan seseorang, keyakinan akan membawa seseorang pada perilaku yang tidak terbatas dan tidak kenal lelah. Keyakinan yang memuncak pada setiap anggota team untuk memenangi pertandingan akan membawa ritme permainan menuju kemenangan.

Ketujuh, Ironclad Emotional Control. Sifat ketujuh seorang elite captain adalah kemampuannya untuk mengontrol emosi dengan baik. Setiap pertandingan pasti berada pada tensi yang tinggi, ketahan emosi anggota team untuk tetap fokus memenangkan pertandingan sangat di butuhkan, ketahanan emosi dari uforia kemenangan dan dari pahitnya kekalahan.

Musim liga 1 Indonesia masih relatif panjang, peluang Arema singo edan untuk memenangi puncak klasemen sangat terbuka lebar. Tidak ada yang mustahil dalam pertandingan, selagi bola masih bundar dan sifat “Elite Captain” benar-benar diinstall di tubuh Arema, maka kemenangan akan tercapai, semoga segera hadir elite captain Arema.(*)

artikel Pilihan