Dua Siswa MAN Kota Batu Juara

new malang pos
Kepala MAN Kota Batu Drs. H. Farhadi, M.Si berdiri bangga dengan ratusan prestasi yang telah ditorehkan siswa-siswinya. (NMP/MUHAMMAD FIRMAN)

Lomba Karya Tulis Ilmiah Smart Innovation of Writing 2021

NewMalangPos, KOTA BATU – Pandemi Covid-19 tak menghalangi lembaga pendidikan untuk terus berprestasi. Itulah yang terus diwujudkan oleh siswa-siswi MAN Kota Batu, baik di kancah nasional maupun internasional.

Terbaru, prestasi yang mampu ditorehkan oleh siswa siswi MAN Kota Batu adalah meraih juara 1 ajang Karya Tulis Ilmiah Smart Innovation of Writing 2021 yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Fisika Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya dan Juara Favorit Lomba Murottal Al Qur’an Tingkat Internasional eLKisi IIBS 2021.

“Alhamdulillah selama pandemi Covid-19, kami selalu memberikan support kepada siswa siswi kami untuk tetap berkarya dan meraih prestasi. Baik di bidang akademik dan non akademik. Tercatat tahun 2021 ini ada dua prestasi dalam perlombaan tingkat nasional dan internasional yang telah diraih MAN Kota Batu,” ujar Kepala MAN Kota Batu Drs. H. Farhadi, M.Si kepada New Malang Pos, Senin (15/3/2021).

Baca Juga :  Bantuan Rp 1 Juta Bagi Pekerja Dirumahkan, DPMPTSPTK Tunggu Instruksi Pusat

Farhadi menerangkan, untuk kejuaraan Karya Tulis Ilmiah Smart Innovation of Writing 2021 berhasil diraih oleh Anggi Wiyani Putri Hasna dan M. Alif Syahrur Ramadhan. Dua siswa yang masih duduk di kelas X tersebut berhasil membuat rancangan alat pendeteksi Mastitis pada sapi perah. Mastitis adalah infeksi yang terjadi pada saluran susu yang terhalang atau bakteri masuk ke payudara. Penelitian itu dilatar belakangi oleh banyaknya kasus Mastitis pada sapi perah terutama di Kecamatan Pujon dan Karangploso Kabupaten Malang.

“Permasalah itulah yang menginspirasi dua siswa kami untuk mencari penyelesaiannya. Dalam prosesnya alat ini terus disempurnakan hingga versi terbarunya akhirnya bisa memenangkan kompetisi ini,” paparnya.

Lebih lanjut, dengan alat tersebut diharapkan bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan yang dialami para peternak sapi perah. Sehingga alat ini dinilai unggul oleh para juri. Selain karena kebermanfaatannya juga karena alat ini bisa terus dikembangkan dan memiliki nilai komersil.

Baca Juga :  Sukses Dampingi OPD Hadapi Gugatan, Pemkot Batu Berikan Penghargaan ke Kejari

“Bahkan karya tulis ilmiah dengan Judul FH Mastitis Sub Detector ini, selain memenangkan juara pertama juga meraih nominasi Best Presentation. Kami harap ini bisa memacu siswa-siswi lainnya untuk peka terhadap permasalah di sekitarnya dan mampu mencari solusi. Jadi bukan hanya prestasi saja, tapi ada manfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Anggi dan Syahrur menyampaikan proses penelitian yang dilakukannya membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Terhitung sejak 14 November 2020. “Pada awalnya kami melihat adanya permasalahan pada peternak sapi perah yang ternaknya mengalami mastitis atau infeksi yang terjadi pada saluran susu yang terhalang atau bakteri masuk ke payudara di Pujon dan Karangploso. Dari situ kami mulai kumpulkan bahan hingga membuat abstrak penelitian di tanggal 14 November 2020,” terang keduanya.

Setelah itu baru dilakukan penyusunan karya tulis dan pengembangan produk hingga kemudian dikumpulkan pada pertengahan Januari 2021. Selama pengerjaan penelitian ini, Anggi dan Syahrur mengaku mengalami kesulitan untuk mendapatkan bahan. “Kami sampai berkali-kali pulang pergi Malang-Batu untuk mencari alkohol dan pengatur suhu,” imbuh Anggi. Hingga pada akhirnya beragam proses yang mereka jalani mereka presentasikan pada grand final di tanggal 27 Februari 2021 dan menjadi juara pertama serta meraih nominasi Best Presentation.

Baca Juga :  Sitangsu Cafe Cita Rasa Bintang Empat, Harga Kaki Lima

Lebih lanjut mereka menambahkan, selama pengerjaan karya tulis ini, keduanya dibimbing oleh beberapa guru Sains. Seperti Munawirul Qulub untuk Fisika, Diah Rahmawati untuk Biologi, Murtiningsih untuk Kimia, dan Ibu Alfiah Nurul Aini untuk Editing Bahasa.

‘’Alhamdulillah, Kami senang karena ilmu dan karya kami bisa bermanfaat untuk masyarakat. Rencana ke depan, kami berharap berharap alat ini bisa disempurnakan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Terima kasih kepada para guru atas bimbingannya. Terima kasih kepada bapak Kepala Sekolah atas supportnya yang luar biasa,’’ harap keduanya. (eri/adv/lim)