Dua Pembalap Liar dan Pengerusakan Mobil Patroli di Amankan Polisi

new malang pos
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata saat memberikan keterangan saat rilis pengerusakan mobil patroli di Mapolresta Malang Kota

NewMalangPos, MALANG – Dua orang pemuda merusak mobil milik Polresta Malang Kota saat melakukan operasi penertiban lantaran tidak terima digagalkan saat hendak balap liar. Namun kedua pelaku tersebut langsung diringkus oleh Polresta Malang Kota tak lama usai kabur usai melakukan pengerusakan.

Dari hasil penyelidikan oleh petugas pemuda tersebut bernama Muhammad Fahmi, 23, warga Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu dan Dikna Yanuar, 25, warga Perumahaan Permata Jingga, Kota Malang. Keduanya ditangkap setelah terbukti melakukan pengerusakan.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan kejadian itu terjadi pada Minggu, (7/3) dini hari, sekitar pukul 01.15 di Jalan Soekarno-Hatta. Kejadian ini berbarengan saat Polresta Malang Kota menggelar operasi pencegahan balap liar.

Baca Juga :  Didik Anak Putus Sekolah Wujudkan Mimpi Jadi Majikan

“Saat itu kedua tersangka menaiki mobil Honda Brio dengan nopol N 1741 KS. Mobil itu dimodif sedemikian rupa, dimana mesinnya telah diubah untuk balapan. Kedua tersangka ini mau melakukan aksi balapan liar di Jalan Soekarno-Hatta,” ujarnya.

Polisi menemukan pelaku kali pertama saat menggeber gas mobil milik Yanuar, di jalanan. Pelaku diduga memancing pengendara lain untuk mau melakukan adu balap liar dengannya. Pelaku yang dihadang oleh petugas dengan tujuan untuk ditertibkan.

Tidak malah berhenti pelaku berusaha kabur dengan berjalan mundur. Hingga  menabrak bagian kanan depan mobil Toyota Avanza milik Pam Obvit Polresta Malang Kota, hingga akhirnya pergi dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga :  Bekerja Cerdas

Pelaku yang tidak terima setelah dihentikan petugas akhirnya kembali ke kawasan Soekarno Hatta dengan menggunakan sepeda motor dengan membawa batako.

“Pelaku melempar batako ke kaca mobil yang sedang patroli di kawasan itu hingga , tidak hanya satu mobil, namun ada mobil patrol lain. Untung saja meleset hanya mengenai body samping mobil,” terangnya

Tak butuh waktu lama, polisi langsung meringkus pelaku di rumah masing-masing di hari yang sama setelah aksi yang dilancarkan pelaku. Sekitar pukul 07.30. Polisi mendetangi rumah kedua pelaku dan menangkap mereka, pelaku pun menyerah dan tidak melakukan perlawanan.

Baca Juga :  Lima Pemuda Lawang dan Singosari Diciduk Polisi

“Kedua tersangka kami kenakan Pasal 170 KUHP. Dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun,” tandasnya. (dj7/ggs)

artikel Pilihan