DPUPR Selesaikan 216 Pekerjaan

NEW MALANG POS, KOTA BATU-DPUPR Kota Batu menyelesaikan 216 paket pekerjaan dalam Perubahan APBD Kota Batu tahun 2020. Total anggaran yang digunakan pembangunan fisik untuk keamanan dan kenyamanan aktifitas masyarakat Kota Batu menghabiskan anggaran sekitar Rp 38,7 miliar.

Kepala DPUPR Kota Batu Alfi Nurhidayat mengatakan bahwa program dalam Perubahan APBD atau PAK tahun 2020 telah dipastikan selesai 100 persen. Tinggal melakukan beberapa pemeriksanaan apakah setiap program telah diselesaikan sesuai dengan spesifikasi.

“Untuk seluruh program atau paket dalam PAK ini kami pastikan selesai 100 persen. Kami berkomitmen untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di Kota Batu, baik masyarakat Kota Batu maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu,” ujar Alfi kepada New Malang Pos, Rabu (2/12).

Baca Juga :  Dewan Usulkan Pasang CCTV di Jembatan

Lebih lanjut, setiap program yang dijalankan adalah bagian dari upaya DPUPR Kota Batu untuk mendukung visi misi wali kota dan wakil wali kota “Desa Berdaya Kota Berjaya”. Salah satunya adalah pengembangan sarana infrastruktur menjadi faktor penting dalam menunjang sektor kepariwisataan dan pertanian di Kota Batu.

“Oleh karenanya perlunya semua pihak mendorong kemudahan akses menuju destinasi wisata untuk menggaet lebih banyak wisatawan masuk ke Kota Batu. Begitu juga untuk akses bagi petani untuk mempermudah operasional mereka,” beber Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kota Batu ini.

Baca Juga :  Terpukau Pengembangan Wisata dan Budaya Kota Batu

Untuk pekerjaan fisik yang digarap meliputi pemeliharaan jalan, peningkatan jalan antar desa, drainase, hingga perbaikan jembatan. Untuk pengerjaan tersebar di 24 desa/kelurahan di Kota Wisata Batu.

Sementara untuk tahun depan DPUPR akan fokus pada pembangunan jalan tembus sebagai program prioritas. Salah satunya adalah pembangunan jalan tembus Toyomerto-Abdul Gani Atas. Hal itu ditegaskan oleh Anggota Komisi C DPRD Kota Batu Didik Machmud.

“Jadi selain pengerjaan pemeliharaan jalan di akhir tahun ini. Kami juga sudah pastikan tahun depan untuk program prioritas jalan tembus bisa terlaksana,” paparnya.

Baca Juga :  Yatim Mandiri Malang, Salurkan Bantuan Sembako Ramadan pada 110 Anak Yatim Piatu dan Dhuafa

Ia menerangkan beberapa program prioritas lainnya seperti jalan tembus Toyomerto-Abdul Gani Atas, pelebaran Jalan Ir. Soekarno oleh provinsi senilai Rp 75 miliar, perubahan status jalan kota menjadi jalan provinsi di Giripurno-Pandanrejo, pembangunan jalan tembus Pendem – Dadaprejo Rp 4 miliar dan jalan tembus Sisir – Pandanrejo Rp 12 miliar. (eri/jon)

artikel Pilihan