Dokter Minta Atur Ritme Latihan

7
Foto: M firman/NMP

MALANG, NewMalangPos – Dua pemain Arema FC Kushedya Hari Yudo dan Muhammad Rafli hanya memiliki waktu sehari sebelum gabung training center (TC) timnas di Jakarta. Kondisi mereka semakin membaik pasca cedera yang mereka dapatkan dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Namun, mereka tetap harus menjaga kondisi dan mengatur ritme latihan sebaik mungkin.

Dokter tim Arema FC dr Nanang Tri Wahyudi mengungkapkan, kondisi kedua pemain andalan Arema FC itu memang sudah sembuh dari cederanya. Yudo mendapatkan cedera di otot paha kirinya pada awal April 2021, sedangkan Rafli mendapatkan cedera lutut kanan di awal Maret 2021. Pemeriksaan terakhir memastikan keduanya dalam kondisi siap tempur di timnas. “Kondisi mereka sudah sembuh semua,” ucap dia.

Meskipun Nanang mengingatkan supaya keduanya tetap fokus menaikkan kondisi fisiknya. Pasalnya, latihan di bawah arahan pelatih timnas Shin Tae-Yong terkenal cukup keras untuk level pemain Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan itu juga tidak segan mencoret pemain-pemain yang tidak sesuai dengan standarnya di timnas. Hal ini pernah dilakukannya saat menangani TC Timnas Indonesia U-19 pada Desember 2020.

Oleh karena itu, Nanang berpesan kepada dua penggawa Arema FC untuk meperhatikan kemampuan kondisi fisiknya. “Begitu saya tahu mereka dipanggil, saya kontak mereka. Saya ingatkan, kalau di timnas harus hati-hati. Jaga kondisi sendiri. Intensitas dan volume latihannya diatur. Intinya jangan terlalu memaksakan diri,” jelas dia.

Walaupun, Nanang menegaskan baik Rafli dan Yudo tidak dalam kondisi beresiko tinggi mendapatkan kembali cederanya. Fokus utamanya adalah mengembalikan kondisi fisik ke keadaan terbaik pemain supaya bisa melahap program latihan dari pelatih.

“Cedera mereka kemarin itu tidak beresiko tinggi. Lagi pula dua-duanya memang sudah sembuh. Tapi yang namanya pernah cedera, tetap ada resiko cederanya terulang lagi. Jadi pandai-pandai mengontrol kondisi dan latihannya,” tuturnya.

Nanang juga sempat berbicara dengan dokter timnas mengenai kondisi kedua pemainnya. Disebutkan dia, kedua pemain memang sudah dalam kondisi siap mengikuti latihan normal. Namun, pria yang menuntaskan pendidikan di Universitas Indonesia itu tetap berharap Rafli dan Yudo tidak memaksakan diri.

Penyerang Arema FC dan timnas Indonesia Kushedya Hari Yudo memahami pesan dokter. Dia sempat mengakui kondisi fisiknya tertinggal dan belum dalam keadaan seratus persen. Meskipun dia sudah mempersipkan sebaik mungkin fisiknya menghadapi latihan ‘spartan’ ala Shin Tae-Yong di bulan puasa.

“Pastinya mengikuti dulu arah dari pelatih, maunya seperti apa. Dari situ mulai adaptasi. Jangan langsung intensitas tinggi. Lagipula sekarang kan masih puasa,” katanya.

Yudo juga bukan sekali ini berlatih bersama Shin Tae-Yong. Hal ini bisa menguntungkan dirinya dalam proses adaptasi. “Saya kan sudah dua kali ikut sama Shin Tae-Yong. Saya sudah mengerti sedikit karakter melatihnya bagaimana dan kepribadian orangnya seperti apa,” ucapnya. (abr/jon)