Disparta dan Polres Batu Gelar Festival Musik Religi

4
lomba daring
Panitia lomba Tartil Quran menunjukkan proses seleksi secara online yang digelar oleh ATF di Kota Batu Rabu (14/4). (NMP/MUHAMMAD FIRMAN)

KOTA BATU, NewMalangPos – Memasuki Bulan Suci Ramadan, menjadi waktu tepat untuk berbagi kebaikan. Momen tersebut digunakan oleh Dinas Pariwisata Kota Batu dan Among Tani Foundation (ATF) menggelar perlombaan. 

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq mengatakan bahwa selama Bulan Ramadan akan diisi dengan beberapa kegiatan bermanfaat. Disparta bersinergi dengan Polres Batu akan menggelar Festival Musik Religi.

“Untuk bulan suci ini kami akan menggelar lomba Patrol Tangguh Semeru. Ini untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di masyarakat dengan peserta perwakilan tiap desa/kelurahan. Mereka akan memperebutkan Piala Kapolres,” ujar Arief kepada New Malang Pos, Rabu (14/4) kemarin.

Selanjutnya juga digelar lomba Al Banjiri. Sama halnya dengan lomba patrol, peserta berasal dari tiap desa/kelurahan. Rencananya mereka babak kualifikasi digelar masing-masing kecamatan di Kota Batu mulai tanggal 26-28 April dan memperebutkan piala Wali Kota.

“Dua lomba itu nanti grand finalnya digelar pada tanggal 30 April di Panggung Sendratari Sisir dan memperebutkan uang jutaan rupiah. Untuk penonton terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan,” imbuh mantan kepala DLH ini.

Sedangkan untuk Among Tani Foundation, diungkap oleh Ketua Pelaksana Dr Mistin bahwa pihaknya juga sedang menggelar kegiatan bertemakan Batu Membaca Al-Qur’an. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari SD/MI dan SMP/MTS untuk lomba tartil. Kemudian untuk SMA/K dan MA untuk lomba kaligrafi digital.

“Untuk beberapa lomba diikuti oleh ratusan peserta. Lomba terbuka oleh peserta dari seluruh Indonesia dengan peserta terjauh berasal di Bandung,” bebernya.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan ini merinci untuk peserta yang mendaftar sebanyak 230 peserta untuk tartil jenjang SD/MI, 130 peserta untuk jenjang SMP/MTs dan 20 peserta untuk kaligrafi jenjang SMA/MA dan SMK seluruh Indonesia.

Teknis perlombaan untuk seleksi awal digelar melalui online. Selanjutkan 100 peserta terbaik yang telah dinilai oleh para juri akan mengikuti secara offline di Masjid Brigjen Soegiyono sejak 22-27 April. Dengan perlombaan final dan pengumuman dilaksanakan tanggal 29 April.

“Kami harap dengan perlombaan yang digelar mengisi waktu kosong para siswa di tengah pandemi Covid-19. Selain itu juga menguatkan karakter religius dan mengembangkan kreativitas secara jujur, mandiri dan bertanggungjawab,” pungkasnya. (eri/jon)