Dishub Usul Underpass Simpang Klayatan

MACET: Kawasan Jalan S Supriyadi hingga pertigaan Janti dan simpang Klayatan gang III menjadi salah satu titik kemacetan yang butuh perhatian serius. (M Mansyur/Malang Posco Media)

Malang Posco Media – Masalah kemacetan di Kota Malang ternyata tidak hanya terpusat di tengah kota atau bagian utara (kawasan Blimbing) saja. Kawasan Sukun (selatan,red) khususnya di pertigaan Jalan S Supriadi dan Jalan Klayatan Gang III hingga pertigaan Janti menjadi kawasan macet.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang Drs Heru Mulyono menjelaskan, kawasan ini memang menjadi perhatian serius pihaknya. Macet di Jalan S Supriyadi, pertigaan Janti hingga pertigaan Klayatan sudah diusulkan untuk mendapat perhatian.

Baca Juga :  Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Pantai Modangan

“Memang disana itu sangat padat. Selama ini kita rekayasa Lalin saja disana. Tapi ya tetap seperti itu,” papar Heru.

Untuk itulah ia sempat mengusulkan kawasan selatan Kota Malang tersebut menjadi lokasi pembangunan underpass. Paling tidak, tambahnya, dilakukan kajian disana apakah bisa dibuatkan underpass atau tidak.

Heru menjelaskan, kemacetan di kawasan selatan Kota Malang ini terpusat di pertigaan Janti dan Klayatan. Arus di dua kawasan ini sangat padat karena menjadi pertemuan banyak arah arus lalu lintas baik dari pusat kota maupun yang menuju arah luar Kota Malang.

Baca Juga :  Jaga Perekonomian Pasar, Pemkot Batu Vaksinasi Pedagang Pasar

“Kawasan itu pintu masuk Kota Malang dari selatan. Kendaraan besar masuk sana juga. Jadi memang kita usulkan untuk dikaji, apa bisa disana underpass,” tegas Heru.

Usulan itu disampaikannya saat membahas lokasi potensial dibangunnya Underpass di Kota Malang yang tengah dibahas Pemkot Malang dengan Tim Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Malang (UM) pekan lalu. (ica/aim)

artikel Pilihan