Dinkop UKM Sosialisasi Aplikasi E-Lapkop

SOSIALISASI: Wakil Bupati Malang Drs H Didik Gatot Subroto membuka kegiatan sosialisasi pelaporan keuangan koperasi melalui E-Lapkop di The Aliante Hotel kemarin.( IPUNK PURWANTO/NMP)

MALANG, NewMalangPos – Pemerintah Kabupaten Malang memberikan perhatian penuh kepada koperasi yang ada di Kabupaten Malang. Salah satunya dengan meluncurkan aplikasi pelaporan keuangan berbasis informasi teknologi, yaitu aplikasi E-Lapkop.

Melalui aplikasi ini, para pelaku usaha koperasi tak perlu lagi menyusun laporan keuangan secara manual. Tapi cukup dengan komputer bahkan handphone, dan laporan keuangan tersebut dapat dilaporkan secara online.

Aplikasi yang dibuat Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) ini kemarin mulai disosialisasikan kepada para pelaku usaha koperasi. Sosialisasi digelar di The Aliante Hotel, dan dibuka oleh Wakil Bupati Malang Drs H Didik Gatot Subroto.

Dalam sambutannya Didik memberikan apresiasi kepada Dinkop UKM yang sudah melakukan inovasi. Harapannya melalui aplikasi ini, laporan keuangan pada koperasi dapat berjalan lancar.

Baca Juga :  Seminggu, Puskesmas Pakis Habiskan 1.000 Vaksin

“Ini luar biasa. Melalui aplikasi ini, laporan keuangan pada koperasi dapat dilakukan secara online,” ungkap Didik.

Dia mengatakan, dari sisi pembiayaan adanya aplikasi tersebut untuk penyusunan laporan keuangan jelas lebih murah, dan tentunya lebih cepat. Selain itu, melalui aplikasi ini juga meminimalisir terjadinya interaksi antara pelaku usaha koperasi dengan petugas dari Dinas Koperasi. “Saat ini masih Pandemi Covid-19, tidak tahu kapan selesainya. Dengan adanya aplikasi ini selain membantu mempercepat pelaporan juga mengantisipasi terjadi penularan Covid-19 karena tidak ada interaksi secara langsung,” urainya.

Baca Juga :  Peduli Korban Gempa, DPD Apersi Jatim Beri Bantuan Total Rp 85 Juta

Seiring dengan adanya aplikasi tersebut, Didik berharap pelaku usaha koperasi memanfaatkan dengan baik. “Dengan sosialisasi ini saya harap dapat dimanfaatkan dengan baik. Sehingga saat aplikasi mulai diterapkan, pelaku usaha koperasi bisa langsung menerapkan,” katanya.

Didik juga berharap seluruh insan koperasi wajib meningkatkan kapasitasnya, terutama Sumber Daya Manusia (SDM). Menurutnya peningkatan kapasitas sangat penting, tidak sekadar menjalankan usaha, tapi juga mengembakan bisnis.

“Perkembangan zaman saat ini luar biasa. Kita semua dituntut untuk mengikuti. Tidak terkecuali dunia koperasi, harus mengikuti. Itu sebabnya, salah satu tuntutan untuk dapat mengikuti perkembangan zaman ini adalah menyiapkan SDM yang baik. Sehingga tidak sekadar mengelola saja, tapi koperasi juga dapat berkembang sangat pesat, jika dikelola dengan baik, dan sesuai aturan,” tandasnya.

Baca Juga :  Camat dan Kades Harus Berinovasi

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Malang Dra Pantjaningsih Sri Redjeki mengatakan aplikasi E-Lapkop ini merupakan inovasi yang dibuat dinasnya untuk meningkatkan kopentensi dan kapasitas SDM.

“E-Lapkop ini merupakan aplikasi laporan keuangan yang berbasis teknologi. Melalui aplikasi ini segala bentuk laporan dapat dilakukan secara online. Sehingga akan mempercepat waktu laporan,” katanya.

Pantja mengatakan, E-Lapkop tersebut mulai disosialisasikan kepada para pelaku usaha koperasi, dengan harapan saat diterapkan mereka tidak bingung. Sama seperti Didik, Pantja berharap seluruh pelaku usaha koperasi memanfaatkan program itu. (ira/udi)