Dinkes Pastikan Vaksin Tak Kadaluarsa

13
VAKSIN: Petugas kesehatan memberikan vaksin yang masih berlaku dan tidak ada vaksin yang kedaluarasa di wilayah Kota Malang.(Ilustrasi/IPUNK/NMP)

Malang, NewMalangPos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang memastikan bahwa tidak ada dosis vaksin yang digunakan di Kota Malang yang kadaluarsa. Sebelumnya kabar kadaluarsanya vaksin memang disampaikan pemerintah pusat. Yakni melalui pernyataan PT Bio Farma belum lama ini.

Dikatakan bahwa vaksin sinovac memiliki masa expired enam bulan. Hal ini berarti vaksin batch pertama yang terdistribusi ke daerah-daerah sekitar akhir Januari lalu akan kadarluarsa.

Menanggapi hal ini Kepala Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif menjelaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan vaksin yang masanya sudah kadaluarsa. Meski begitu ia membenarkan adanya masa kadaluarsa tersebut.

“Ya memang benar. Di Kota Malang sendiri vaksin batch pertama kadaluarsanya tanggal 20 Maret 2021. Tapi jangan khawatir, karena vaksin batch pertama ini semua sudah habis digunakan sebelum kadaluarsa,” ungkapnya saat ditemui di Balai Kota Malang kemarin.

Husnul menjelaksan masa kadaluarsa ini adalah enam bulan setelah tanggal, bulan dan tahun pembuatannya. Untuk itu juga, Dinkes Kota Malang tetap memperhatikan seluruh aspek masa berlaku vaksinasi yang datang.

Husnul menambahkan, vaksin yang datang ke Kota Malang selalu dimonitor tanggal pembuatan dan kualitasnya. Barulah dikirimkan ke masing-masing fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan) yang ada di Kota Malang.

“Vaksin yang ada di titik-titik Fasyankes itu kita tetap harus periksa batch berapa saja. Karena berdasar surat dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) itu mencantumkan, vaksin nomer batch sekian akan expired di tanggal sekian,” tandas Husnul.

Seperti diketahui, PT Bio Farma mengeluarkan surat pernyataan Shelf life CoronaVac, karena menyesuaikan Izin Edar Surat yang dikeluarkan BPOM.

Dalam surat pernyataan tersebut tertulis untuk 10 batch vaksin. Seperti contoh batch vaksin pertama dengan nomor 202009005 akan kadaluarsa pada 20 Maret 2021. Sedangkan untuk nomor batch 202011048 tanggal 4 Mei 2021 mendatang akan kadaluarsa. (ica/jon)