Dindik Tunggu Ditjen GTA untuk TUK

Profesi guru dengan status PNS atau P3K menjadi rebutan guru honorer. Mengingat kuota P3K guru di Kota Batu hanya 154 formasi. (NMP/KERISDIANTO)

MALANG, NewMalangPos – Pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) formasi guru di Kota Batu tercatat ada  343 pelamar dari total 154 formasi yang dibutuhkan. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris BKPSDM Kota Batu, Zulkarnain.

“Dari hasil laporan perkembangan pelamar P3K guru Kota Batu yang ditutup pada tanggal 27 Juli 2021. Ada 343 pelamar yang sudah mengisi formulir. Dengan rincian 322 orang sudah submit,” ujar Zulkarnain kepada New Malang Pos, Rabu (28/7/2021).

Ia menerangkan, dari jumlah pendaftar formasi yang paling diminati adalah guru kelas dengan 112 pelamar dan seluruhnya sudah submit. Sedangkan untuk formasi minim peminat adalah guru TIK dan guru seni budaya yang juga tidak peminat sama sekali.

Baca Juga :  Petani Apel Minta Perhatian Khusus

Dari jumlah pelamar tersebut selanjutnya mereka akan mengikuti tahap selanjutnya yakni pengumuman hasil seleksi Administrasi pada 2 – 3 Agustus 2021. Masa Sanggah pada 4 -6 Agustus 2021. Jawab Sanggah dari 4 – 13 Agustus. Pengumuman pasca sanggah 15 Agustus.

“Selanjutnya dilanjutkan dengan pelaksanaan seleksi kompetensi I 23 s.d. 29 Agustus 2021. Untuk tempatnya sesuai dengan Perdirjen P3K guru dilakukan oleh panitia daerah. Dalam hal ini terdiri dari unsur Dinas Pendidikan kota/kebupaten dengan dengan panita juga dibentuk oleh PPK di daerah masing-masing,” bebernya.

Baca Juga :  BBKSDA Lepas Lutung Luna Maya

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Eny Rachyuningsih mengatakan bahwa sampai hari ini pihaknya belum membentuk panitia daerah untuk P3K. Karena untuk semua teknis pelaksanaannya akan langsung ditangani oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTA).

“Untuk pembentukan panitia daerah belum. Karena semua teknis pelaksanaan langsung ditangani oleh Ditjen GTA. Selain itu saat ini kami juga belum dapat info lebih lanjut apakah nanti untuk tempat ujian kompetensi (TUK) akan ditentukan oleh kami dengan sekolah-sekolah yang ada di Batu untuk jenjang SMP masih belum ada rapat koordinasi lebih lajut,” paparnya

Baca Juga :  Rugikan APBDes Rp 338 Juta, Kaur Keuangan Desa Bulukerto Ditetapkan Tersangka Kejari Batu

Ia menyampaikan bahwa pada rapat terakhir beberapa waktu lalu melalui zoom meeting oleh Ditjen GTK. Namun masih bekum dibahas secara setail teknis pelaksanaannya. Sehingga menunggu informasi lebih lanjut.

“Namun yang jelas untuk bahan persiapan ujian kompetensi bagi guru-guru, kami telah memberikan bekal melalui google drive yang berisi materi. Dengan tujuan mereka dapat mempersiapkan diri untuk belajar,” pungkasnya. (eri)

Pilihan Pembaca