Dialog dengan Presiden, Sutiaji Diminta Tingkatkan BOR Kota Malang

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji

MALANG, NewMalangPos – Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji diminta meningkatkan BOR (Bed Occupancy Rate) oleh Presiden Joko Widodo (Jokow).

Hal ini disampaikan langsung ketika Sutiaji mendapatkan kesempatan berdialog dengan Presiden RI dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Jawa Timur, Kamis (19/8) di Pendopo Ronggo Djoemeno Kabupaten Madiun kemarin.

Hal ini sebelumnya disampaikan sendiri oleh Sutiaji kepada Jokowi, sebagai langkah yang akan diambil dalam penanganan Covid-19 di Kota Malang.

“Bapak Presiden menyetujui dan memberikan arahan terkait upaya kami untuk peningkatan BOR,” tegas Sutiaji yang mengaku meminta arahan akan upaya meningkatkan BOR di Kota Malang dalam waktu dekat ini.

Baca Juga :  Prospek Properti untuk Tiga Shio

Menurut Sutiaji, Presiden Jokowi menginstruksikan agar usulan tersebut segera ditindaklanjuti. Pemkot Malang pun diminta untuk memanfaatkan sumber-sumber daya yang ada dan berkoordinasi dengan pihak terkait akan hal tersebut. Harapannya, lanjut Sutiaji, jika ketersediaan BOR yang meningkat akan semakin banyak pasien Covid-19 dapat tertangani. Dimana hal ini akan memberi dampak pada tingkat kesembuhan yang akan semakin meningkat.

“Saat ini jumlah pasien luar kota lebih banyak dari jumlah pasien warga Kota Malang. Berdasarkan data yang ada dari jumlah Tempat Tidur (TT) 1179. Warga Kota Malang hanya menempati 371 TT artinya hanya 31 persen dari jumlah TT yang ada di Kota Malang diisi warga Kota Malang,” jelas alumnus IAIN Malang ini.

Baca Juga :  Rumah Hanyut di Malang, Diduga Korban Dua Orang

Tidak hanya arahan meningkatkan BOR, Jokowi juga memberi penekanan agar pemda-pemda di Jawa Timur melakukan percepatan vaksinasi. Untuk Kota Malang, ditekankan percepatan vaksinasi bagi mahasiswa. Hal ini juga disampaikan Sutiaji saat berdialog dengan Jokowi. Ia menekankan saat ini Kota Malang memang sedang menggencarkan vaksinasi bagi kalangan mahasiswa.

“Jika di awal September nanti, 75 persen warga Kota Malang telah menerima vaksinasi maka kesempatan mahasiswa untuk dapat melaksanakan pembelajaran secara luring juga dapat terwujud” tegas Sutiaji.

Terakhir, pria berkacamata tersebut juga menegaskan bahwa Pemkot Malang akan terus berkolaborasi dengan Forkopimda Kota Malang dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah baik pusat maupun provinsi Jawa Timur. Untuk segera menuntaskan berbagai permasalahan di masa pandemi Covid 19 ini. (ica/ley)

Pilihan Pembaca