Dewan Dorong Pemulihan Ekonomi UMKM

20
new malang pos
Produk-produk UMKM jenis fashion dikatakan Made merupakan produk UMKM unggulan dan potensial karena selalu dibutuhkan masyarakat.

NewMalangPos, MALANG – Upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 terus dilakukan di Kota Malang. Untuk mendorong itu, DPRD Kota Malang bersama Komunitas Malanggleerr menggelar Pameran UMKM “Pasar Upnormal” di hall lantai 1 gedung DPRD Kota Malang selama dua hari, kemarin dan hari ini.

Ada sekitar 40 UMKM yang menggelar stan dengan produk unggulan yang beragam, mulai dari UMKM kuliner, kerajinan tangan, hingga fashion bisa didapati di sana. Pameran ini untuk  membangkitkan perekonomian mikro di Kota Malang.  

“Kami sangat mendukung kegiatan sperti ini, apalagi menggandeng juga beberapa instansi lain. Dewan tidak sendirian untuk sama-sama menyukseskan acara ini. Mendorong upaya pemulihan ekonomi di Kota Malang bersama UMKM,” kata Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika.

Menurutnya, penggunaan hall DPRD Kota Malang diberikan secara leluasa untuk dimanfaatkan pelaku UMKM tersebut. Hal ini menjadi sinergi yang baik untuk terus digalakan demi pemulihan ekonomi di Kota Malang.

Akses pemberian ruang kepada pelaku usaha inilah yang ke depan juga akan terus dilakukan. Bahkan dalam kegiatan itu, Made menyebut, tak hanya memfasilitasi kegiatan pameran semata, melainkan juga bentuk menyerap aspirasi khususnya dari pelaku UMKM itu sendiri.

“Masukan UMKM terhadap anggaran ke depan, di PAK besok apa yang bisa kita perbuat untuk UMKM juga bisa kita dapatkan lewat acara seperti ini. Menjaring aspirasi langsung dari para pelaku sektor UMKM,” tegas Politisi PDI Perjuangan ini.

Sementara itu, Wali Kota Malang Drs H Sutiaji yang juga menyempatkan diri mengunjungi stan UKM disana menjelaskan pentingnya kegiatan tersebut. Selain menjembatani upaya pemasaran pelaku UMKM, juga memberi kesempatan pelaku UMKM untuk terus berkarya dan berproduksi.

Pemkot Malang pun tetap mendukung. Tidak hanya dengan kegiatan pameran, pemberian ruang dan platform digital untuk UMKM juga terus digencarkan.

“Melalui dinas terkait, seperti katalog UMKM atau kuliner yang sudah dijalankan. Memungkinkan pelaku UMKM terlibat dalam kebutuhan jasa produk kuliner yang dibutuhkan Pemkot Malang dan lainnya,” tegas Sutiaji.

Salah satu pelaku UMKM Novia Maulina mengungkapkan, melalui kegiatan ini menjadi ajang untuk lebih mengenalkan berbagai karyanya untuk lebih luas lagi. Dirinya hadir dengan membawa karya-karya permainan edukasi berkonsep educational toys untuk anak-anak yang diberi nama Funlearning_Id. Jenis-jenis katya edukasi permainan yang ditawarkan dibuat dari bahan-bahan yang ramah lingkungan dan aman untuk anak-anak.

“Harapannya nanti kita lebih punya jaringan, link lebih banyak lagi. Untuk bisa memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk usaha kami ini,” pungkas Novia. (ica/aim)