Datang Ke Malang, Kemhan RI Kuatkan Nilai Kebangsaan Tangkal Radikalisme

Hannirmil Ditrah Komhan Ditjen Strahan Kemhan RI Kol Inf Gema Repelita memberikan sosialisasi pada 75 tokoh pemuda, tokoh agama dan masyrakat Malang terhadap bahaya paham radikalisme, Selasa (28/9) di Makorem 083/BDJ. (Penrem 083/BDJ for NMP)

MALANG, NewMalangPos – Nilai-Nilai Kebangsaan masih menjadi modal kuat kekuatan pertahanan Indonesia. Apalagi paham-paham radikalisme masih berkeliaran dan tidak boleh dianggap sepele. Perangkat daerah, di sisi lain, juga harus melek akan ancaman radikalisme.

Yakni dengan terus memantau tajam karakteristik sosial budaya wilayah dan tak lelah memberi pemahaman bagi masyarakat. Hal inilah yang ditegaskan Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI (Dirjen Strahan Kemhan RI) di Makorem 083/BDJ, Selasa (28/9) pagi.

Bekerjasama dengan Korem 083/BDJ Kemhan RI menggencarkan sosialisasi penguatan nilai-nilai kebangsaan dalam rangka penangkalan paham Radikalisme. Danrem 083/BDJ, Kol Inf Irwan Subekti melalui Kepala Staf Korem, Letkol Inf Akhmad Juni Toa, S.E., M.I.Pol mengatakan radikalisme merupakan persoalan serius.

Baca Juga :  Hari Ini Penyerahan Hadiah Juara

Bahkan ini, menjadi ancaman yang potensial bagi kondusifitas serta stabilitas keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Berkembangnya beragam bentuk ancaman tersebut telah mendorong kita untuk mampu merealisasikan tugas-tugas kita sebagai warga negara agar dapat menangkal adanya berbagai ancaman,” ungkapnya.

“Baik dari dalam maupun dari luar dan itu bukan tanggung jawab pemerintah atau aparat pemerintah saja, namun juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa Indonesia,” tegas Irwan.

Oleh karena itu, sosialisasi-sosialisasi tidak akan pernah henti dilakukan TNI. Pemberian pemahaman kepada masyarakat sipil terhadap bahaya atau paham radikalisme akan menjadi kekuatan untuk mempertahankan kedaulatan bangsa.

Baca Juga :  Tinggal Peluang di Jalur Zonasi

Hal ini ditegaskan Irwan, mampu meningkatkan rasa nasionalisme, kesadaran berbangsa dan bernegara serta nilai-nilai patriotisme masyarakat. “Juga akan meningkatkan pengetahuan dan kecintaan terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI serta memupuk rasa mental dan keberanian berkompetisi secara jujur dan sehat,” tegasnya.

Sementara itu, Kolonel Inf Gema Repelita, S.H., M.Si, Kasubdit Hannirmil Ditrah Komhan Ditjen Strahan Kemhan RI yang juga ketua Tim sosialisasi menyampaikan bahwa kegiatan ini upaya untuk menghasilkan generasi muda yang cinta Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika.

Baca Juga :  Kejar Pertumbuhan Ekonomi Naik 7 Persen

Sosialisasi ini dihadiri puluhan peserta. Yang diantaranya adalah para tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat termasuk akademisi. Yakni salah satunya Mangku Purnomo, S.P., M.Si., Ph.D dari Universitas Brawijaya Malang sekaligus sebagai salah satu narasumber. (ica/mar)

artikel Pilihan