Arema Sport Dari Malang Hanya New Malang Pos dan Satu Radio

Dari Malang Hanya New Malang Pos dan Satu Radio

new malang pos
Stenly Rehadson Wartawan New Malang Pos di Stadion Manahan Solo dalam Piala Menpora 2021

Mengikuti Grup A Piala Menpora 2021 di Kota Solo (2)

SOLO, NewMalangPos – Super ketat. Bukan saja dua laga perdana di babak penyisihan Piala Menpora 2021 dari Grup A di Stadion Manahan Solo, yang mempertemukan Arema FC versus Tira Persikabo dan PSIS Semarang dan Barito Putera, namun juga peraturan yang diterapkan oleh panitia helatan agenda pramusim. Registrasi berlapis yang membuat tidak tenang, hingga kewajiban menjalankan protokol kesehatan bagi semua yang terlibat di dalam venue pertandingan.

New Malang Pos yang berada di Solo untuk langsung hadir di tengah laga, pun merasakan hal tersebut. Bahkan, bila saja emosional lebih menguasai, boleh jadi peraturannya “Rumit”. Semakin rumit, karena Stadion Manahan adalah venue untuk laga pembuka, yang pastinya disaksikan bahkan dipelototi jutaan pasang mata.

Mungkin panitia berpikir, nila setitik bisa rusak susu belanga. Sedikit saja celah, bisa menghambat misi PSSI, PT LIB, Menpora dan harapan semua insan sepak bola, untuk bergulirnya kompetisi yang sudah mandek setahun. Alhasil, semua pun dijalankan sesuai dengan manual book yang menjadi pedoman setiap klub, panitia, tak terkecuali awak media.

Diawali dengan tim, yang diatur hotel hingga transportasi mereka. Setiap tim harus menggunakan dua bus, karena menerapkan physical distancing selama perjalanan. Belum lagi kewajiban swab saat kedatangan dan juga hari H pertandingan. Minggu (21/3) kemarin, pastinya menjadi swab kedua bagi penggawa dan ofisial tim.

Malahan, di tim Arema FC ada yang sudah menjalani tiga kali swab sampai kemarin. Pasalnya, ketika berangkat ke Solo, ada beberapa ofisial yang memilih swab mandiri. Namun, panitia menetapkan swab test harus dilakukan oleh medis yang telah ditunjuk Panpel. Tak akan berlaku surat swab test dari luar.

Nah, kemarin pun para panitia, keamanan hingga awak media pun, wajib menjalani skrining dan swab PCR sebelum mendapatkan akses masuk Stadion Manahan Solo.

Sejak gerbang paling luar, setiap orang yang akan memasuki Stadion Manahan harus menunjukkan identitas dan dipastikan  terdata. Lantas, di gerbang kedua, pengecekan suhu tepat di depan meja registrasi. Registrasi tersebut, untuk mencocokkan nama-nama yang sudah terdaftar untuk hadir mengikuti laga perdana Piala Menpora 2021.

“Untuk teman-teman yang bisa meliput di matchday pertama ini diharapkan datang lebih awal untuk menjalani swab test terlebih dahulu di pintu masuk ke Zona 3 yang terletak di depan Pintu Sektor XI. Untuk akses masuk ke Zona 4 (area parkir), rekan-rekan hanya bisa masuk dari Pintu A2,” tulis pesan dari Media Officer Panpel Solo kepada awak media, yang sudah teregistrasi dan dipilih untuk meliput pertandingan.

Hanya ada 20 awak media tulis dan 10 awak media foto, yang tujuh di antaranya diperuntukkan bagi fotografer tim yang bertanding, LIB, sponsor, PSSI dan Kemenpora.

Tidak sedikit yang tersingkir. Dari Malang, hanya ada New Malang Pos dan RCB FM yang ‘mendapatkan izin’ untuk liputan. Itu pun, baru diumumkan tidak sampai 24 jam sebelum pertandingan. Wow. Bayangkan, seandainya wartawan Asli Korane Arek Malang ini tidak stay di Solo, pasti akan kelabakan untuk berangkat liputan.

“Rekan-rekan yang namanya masuk dalam daftar kali ini pun diharapkan segera mengirimkan nama dan pas foto ke email,” tulis pesan yang disampaikan di H-1 pertandingan.

Nah, sudah registrasi masih diverifikasi lagi. Sudah selesaikah? Tidak. Karena langkah selanjutnya adalah uji kelayakan masuk sampai ke area dalam stadion atau tidak.

Semua pun menjalani swab test dan diharapkan sudah sampai di Stadion Manahan Solo. New Malang Pos yang juga mendapatkan kesempatan liputan, sudah hadir sejak pukul 11.30. Setelah menunggu sekitar 30 menit, awak media yang telah melewati swab test pun diperbolehkan naik ke tribun media.

Praktis, sejak 2,5 jam sebelum pertandingan, harus menunggu di tribun. Mau keluar? Harus siap menghadapi kerumitan Panpel tadi. Ketika berada di tribun pun, semua wajib menjaga jarak dan bermasker. Ketahuan melepas masker, maka ada panitia yang mendatangi dan meminta untuk memakai maskernya. Itu pun terlihat beberapa kali. Bayangkan saja, harus bermasker dari tengah hari, sampai pukul 20.30 WIB ketika laga kedua usai. Paling-paling dilepas untuk minum dan makan.

Ya kalau dibilang ketat, sangat ketat demi tetap menjaga agar event sepak bola tidak menjadi klaster penyebaran Covid-19. Ya, seketat dua laga pertama di Grup A kemarin. Arema FC bisa membuat gol lima menit jelang laga usai, dan Barito Putera bangkit di 15 menit terakhir setelah tertinggal 3-0 di babak pertama dari PSIS Semarang yang akhirnya harus berbagi angka.

Grup A Piala Menpora 2021 pun masih seru di empat laga tersisa. Dan selamat menikmati pertandingan di grup lain dengan tetap #DukungDariRumah. (ley)

Hubungi kami
New MALANG POS
Selamat datang di New Malang Pos
Ada yang bisa kami bantu?
Exit mobile version