Ciptakan Herd Immunity, 600 Pelajar MAN Kota Batu Ikuti Vaksinasi

Kepala MAN 2 Kota Batu, Farhadi kunjungi pelaksanaan vaksinasi bagi ratusan siswanya di MAN Kota Batu Selasa (14/9/2021)

NEW MALANG POS, KOTA BATU – Sebanyak 600 pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Batu mengikuti vaksinasi tahap pertama Selasa (14/9).

Vaksinasi ditujukan untuk membentuk kekebalan tubuh siswa dan menciptakan herd immunity bagi siswa di MAN Kota Batu. “Pelaksanaan vaksinasi merupakan ikhtiar untuk membentuk kekebalan tubuh dan menciptakan herd immunity bagi siswa. Selaim itu sebagai bentuk kesiapan untuk pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah pandemi Covid-19,” ujar Kepala MAN 2 Kota Batu, Drs. H. Farhadi, M.Si kepada New Malang Pos.

Baca Juga :  Wawali Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko Bangga Karya Siswa SMK Nasional

Ia menerangkan, vaksinasi ini merupakan kali pertama bagi sekolah yang berada dibawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) yang ada di Kota Batu. Pelaksanaan vaksinasi bisa terlaksana berkat dukungan dari Dinkes Kota Batu.

“Kami berharap vaksinasi dosis pertama ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Sehingga pelaksanaan PTM yang sudah terselenggara bisa berjalan aman,” bebernya.

Dalam pelaksanaannya, Farhadi menyampaikan bahwa siswa yang akan ikut vaksinasi diwajibkan mengisi formulir persetujuan dari orang tua. Dari persyaratan tersebut seluruh siswa dan wali murid menyetujui dan sangat antusias.

Baca Juga :  MBKM UB Terapkan Pendidikan Fleksibel

Perlu diketahui MAN Kota Batu memiliki 1114 siswa. Namun untuk vaksinasi masih mendapat kuota 600 dosis. Sedangkan untuk guru MAN Kota Batu hampir seluruhnya telah mengikuti vaksinasi.

“Karena masih kuota masih separuh dari jumlah siswa, kami berharap nanti ada jatah vaksin kembali. Ini agar para siswa bisa mendapatkannya secara keseluruhan dan proses belajar mengajar bisa berjalan seperti semula,” imbuhnya.

Sementara itu, pelajar kelas X IPS 1, David Slamet Alfrianto yang ikut vaksin sangat senang bisa ikut vaksinasi tahap pertama. Bahkan orang tua David sangat mendukung agar dirinya bisa segera ikut vaksinasi.

Baca Juga :  Euro

“Senang bisa ikut vaksin di sekolah. Karena banyak temen yang belum vaksin. Saya ikut vaksin juga dapat dukungan dari orang tua agar memiliki kekebalan tubuh dan bisa kembali belajar tatap muka,” paparnya.

Lebih lanjut, dengan ikut vaksinasi ia berharap PTM bisa digelar sepenuhnya. Karena menurutnya pembelajaran daring dirasa kurang efektif dan sering terjadi gangguan sinyal. (eri/adv/udi)

Pilihan Pembaca